Cancel Preloader

Mengenal Hijr Ismail Bangunan di Dekat Ka’bah

 Mengenal Hijr Ismail Bangunan di Dekat Ka’bah

Hijr Ismail

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Hijr Ismail adalah sebuah bangunan di dekat Ka’bah yang diambil dari nama nabi Ismail. Hijr Ismail dulunya adalah tempat tinggal nabi Ismail. Bahkan riwayat lain menyebutkan bahwa di tempat itu pula nabi Ibrahim dan Ibunya dimakamkan.

Hijr Ismail letaknya berdampingan dengan Ka’bah. Dimana bangunan ini terpisah dari bangunan Ka’bah. Walaupun begitu, Hijr Ismail sebagaimana disabdakan nabi Muhammad SAW, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Ka’bah.

Sementara itu posisi Hijr Ismail sendiri berada di sebelah utara Ka’bah dengan dibatasi tembok berbentuk setengah lingkaran setinggi 1,5 meter.

Mengenai Hijr Ismail yang masuk dalam bangunan Ka’bah telah disabdakan oleh Rasulullah SAW dalam Ash-shahihain; dari Aisyah Ra berkata “aku bertanya kepada Nabi tentang dinding (Hijr Ismail), apakah ia termasuk Ka’bah?”

Beliau menjawab, “sesungguhnya kaummu kekurangan dana” (HR. Bukhari, 1584 dan Muslim, 1333).

Dari pernyataan tersebut jelas bahwa Hijr Islmail merupakan bagian dari Ka’bah. Ia bukan bangunan tersendiri dan bahkan beberapa orang yang menyebutnya sebagai kuburan Ismail. Tidak adanya dana pada renovasi akibat banjir bandang menjadikan bangunan tersebut menjadi tersendiri dari bangunan utama Ka’bah.

Kebenaran tentang Hijr Ismail ialah menjadi salah satu tungku atau pondasi berdirinya Ismail dalam membangun Ka’bah. Hijr sebagaimana dikatakan Rasulullah dalam hadist di atas ialah al-Jadar yang bermakna dinding.

Jadi kurang relevan apabila dinding tersebut sebagai tempat dikuburkannya Ismail beserta Ibunya. Dalam konteks kuburan Ismail dan Hajar banyak kalangan berbeda pendapat.

Dalam hadits marfu (yang sampai kepada Rasulullah) tidak disebutkan satupun prihal kuburan Ismail di dalam Hijr Ismail. Namun demikian, hadits atsar (berita yang tidak berkembang luas) dengan sanad yang lemah menyatakan bahwa kuburan Ismail dan Hajar, ibunya berada di dalam hijr.

Redaksi

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

seven − four =