Cancel Preloader

Mengenal Asal-Usul dan Garis Keturunan Timur Lenk

 Mengenal Asal-Usul dan Garis Keturunan Timur Lenk

Mengenal Asal-Usul dan Garis Keturunan Timur Lenk

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Nama besar Timur Lenk telah mashur dan dikenal dikenal di seluruh dunia. Ia adalah seorang penguasa muslim terkenal di kawasan Anatolia sampai Turkestan hingga Tiongkok. Namun tahukah kalian dari mana asal-usul serta garis keturunan Timur Lenk?

Muhammad Abdul Azhim Abu An-Nashr dalam bukunya berjudul “Islam di Asia Tengah: Sejarah, Peradaban dan Kebudayaan” menjelaskan. Bahwa Timur Lenk adalah putra dari Teragai yang dalam bahasa Turki berarti Burung. Sedangkan kata Timur berasal dari bahasa Turki “Temir” atau “Demir” yang berarti besi.

Para sejarawan menyebutkan bahwa Timur lenk memiliki darah keturunan dari keluarga Jengis Khan. Akan tetapi, validitas klaim ini masih lemah. Bahkan klaim Karachar Nevian adalah kakek kelima Timur Lenk masih dipertanyakan kebenarannya.

“Timur Lenk lahir pada bulan Sya’ban tahun 736 H di sebuah desa di kota Kesh (sekarang kota Sharisabz, Uzbekistan) sebelah setalan kota Samarkand,” tulis Abdul Azhim.

Dalam catatannya, Timur Lenk menghabiskan masa kecil dan masa mudanya di tengah suku Barlas yang merupakan kerabat nenek moyangnya. Timur Lenk menguasai seni perang yang umum dimiliki oleh masyarakat suku-suku padang pasir dan menjadi keahlian utama mereka.

“Contohnya adalah seperti berburu, berkuda dan memanah. Hal itu akhirnya membentuk Timur Lenk menjadi sosok ksatria yang terampil dan piawai dalam berkuda dan memanahm,” jelasnya.

Digambarkan oleh Abdul Azhim, Timur Lenk merupakan representasi sosok yang memiliki keinginan kuat dan ambisius. Karena itu, ia memilih untuk meniti karir yang bisa menghantarkannya menjadi seorang pemimpin dan memiliki kedudukan tinggi.

Menaruh Hormat pada Ahli Zuhud

Disebutkan bahwa kakek Timur Lenk adalah sosok yang sangat menyukai orang-orang saleh dan zuhud. Kecenderungan kepada kelompok orang saleh dan zuhud ini juga muncul dan terus terpelihara dalam diri Timur Lenk.

Itu sebabnya, salah satu hal penting yang dilakukan Timur Lenk adalah memperlihatkan sikap respek dan ketulusan kepada orang-orang zuhud dan para tokoh tasawuf. Ia suka mengunjungi mereka, meminta berkah doa dan bantuan mereka.

Sehingga wajar jika dirinya kemudian menaruh perhatian besar terhadap kelompok zuhud dan ahli tasawuf hingga ia membangunkan sebuah bangunan megah untuk menghormati kelompok orang-orang zuhud.

Hal ini dibuktikan Timur Lenk dengan dibangunnya sebuah raudhah atau komplek pemakaman bernama Ahmed Yasawi. Nama ini dipakai untuk memberikan penghormatan terhadap Ahmad Yasawi yang tak lain adalah penyair, guru sufi dan guru tasawuf paling awal yang mempengaruhi perkembangan tarekat sufi di jazirah Turk.

Redaksi

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

19 − 1 =