Memotong Rambut saat Akikah

 Memotong Rambut saat Akikah

Mengenal Akar Sejarah Tradisi Akikah (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM – Akikah hukumnya sunah, namun Rasulullah Saw menganjurkan untuk melaksanakan akikah tidak hanya melalui lisan, tetapi juga praktik. Dalam ritual akikah, Rasulullah Saw menganjurkan untuk menyembelih kambing yakni 2 ekor untuk bayi laki-laki dan seekor untuk bayi perempuan.

Selain itu, ada pula tradisi memotong rambut bayi yang diakikahi dan menyumbangkan emas atau perak sesuai berat rambut. Emas atau perak itu kemudian disedekahkan.

Sedangkan, daging hasil sembelihan pun juga disedekahkan sebagai ucapan syukur, kemudian berikan nama yang baik kepada anak.  

Jika memang ragu untuk memotong sendiri, orang tua bisa meminta orang lain yang telah berpengalaman memotong rambut anak dan menimbangnya.  

Menimbang rambut bisa dengan timbangan bahan makanan atau jika tidak memilikinya maka bisa mengira-ngira saja, dengan jumlah yang dilebihkan.  

Hal ini karena memberi sedekah lebih banyak tentu lebih baik daripada kurang. Mencukur rambut anak baru lahir juga akan menghilangkan kotoran pada rambut tersebut sehingga tumbuh rambut yang lebih sehat dan bagus.   

Adapun daging akikah, jika ingin mengadakan pesta, orangtua harus memastikan untuk membagikannya kepada kaum dhuafa. Sebab, tujuan awal akikah bukanlah memberi makan mereka yang kaya dan berkecukupan,  melainkan untuk memberi makan orang miskin dan fakir.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *