Mekah Nyatakan Siap Penyelenggaraan Untuk Haji Domestik 2020

 Mekah Nyatakan Siap Penyelenggaraan Untuk Haji Domestik 2020

Mekah Nyatakan Siap Penyelenggaraan Untuk Haji Domestik 2020

HIDAYATUNA.COM – Kota Mekah mengumumkan kesiapan rencana operasionalnya untuk pelaksanaan ibadah haji tahun ini sejalan dengan aturan penerapan tindakan pencegahan penyebaran Covid-19 untuk melindungi para jamaah.

Dilansir dari Arab News pemerintah kota Mekah telah merekrut lebih dari 18.490 pekerja untuk mengimplementasikan rencana tersebut dalam musim haji tahun ini untuk memberikan layanan terbaik bagi para jamaah yang melaksanakan ibadah haji.

Setidaknya sebanyak 28 pusat layanan kesehatan baru yang lengkap telah disiapkan di sekitar situs suci dan tempat peribadatan umat muslim lainnya dalam ritual haji.

Pihak pemerintah juga telah menyiapkan 13.500 fasilitas pembersih dengan peralatan terbaru yang akan bekerja selama 24 jam di seluruh kota dan tempat-tempat suci, terutama di tempat-tempat ramai dan pada hari-hari ritual puncak terjadi. 87.900 kontainer sampah juga telah disiapkan di daerah Mina.

Pihak pemerintah kota juga menyiapkan sejumlah tim dan komite yang akan memantau pasar, toko makanan, dan restoran sepanjang waktu. Mereka akan memantau pedagang grosir, restoran, kafetaria, salon pangkas rambut, binatu, toko roti, dan layanan lainnya.

Selain itu disiapkan pula tim-tim yang bertugas menguji makanan secara berkelanjutan dan menghancurkan bahan-bahan yang rusak, mengelola harga, mengawasi sanitasi air, dan memantau rumah jagal karena mereka memiliki kapasitas operasional tertinggi selama musim haji.

Mereka akan melakukan bekerja di lapangan untuk mendeteksi kasus epidemi pada hewan dan untuk memastikan keamanan daging yang dibagikan kepada masyarakat.

Kota Mekah juga akan meningkatkan pengawasan dan pemeliharaannya pada jaringan listrik, jalan, terowongan, jembatan, toilet, dan jaringan drainase di samping mengalokasikan unit darurat dan tim pendukung untuk menangani situasi seperti kebakaran dan hujan lebat.

Walikota Mekah Mohammed Abdullah Al-Quwaihis mengatakan bahwa rencana itu didasarkan pada keputusan Arab Saudi untuk membatasi haji tahun ini untuk orang-orang yang sudah tinggal di Kerajaan.

Dia mengatakan bahwa pemerintah kota telah mengerahkan sumber daya energi, manusia dan materialnya untuk mencapai musim haji yang sukses dan aman, dengan dukungan dari tim di sektor dan kota lain, serta dari keamanan publik dan tim pengawas.

Al-Quwaihis menambahkan bahwa pemerintah kota melakukan yang terbaik untuk memastikan penyediaan semua layanan bagi jamaah haji sehingga mereka dapat melakukan ritual haji mereka dengan mudah, nyaman, dan aman di bawah tindak lanjut dan bimbingan Gubernur Makkah

Sebelumnya, Arab Saudi telah mengumumkan kedatangan jamaah ke Bandara Internasional Raja Abdulaziz Baru di Jeddah pada Sabtu (25/7/20) lalu. Para jamaah diketahui datang dari lima kota di negara itu yakni Madinah, Riyadh, Abha, Tabuk dan Jazan dengan prosedur kesehatan yang ketat untuk haji domestik tahun ini.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

nineteen − seventeen =