Masuk Daftar Bursa Caketum PBNU, Inilah Profil Kiai Marzuki

 Masuk Daftar Bursa Caketum PBNU, Inilah Profil Kiai Marzuki

Kiai Marzuki (Foto/Istimewa)

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Menjelang Muktamar yang tinggal sebentar lagi, muncul deretan nama-nama besar yang masuk dalam bursa Calon Ketua Umum (Caketum) PBNU. Salah satu nama yang masuk dalam bursa Caketum PBNU adalah KH Marzuki Mustamar atau Kiai Marzuki.

Kiai Marzuki merupakan tokoh NU kelahiran Blitar, 22 September 1966. Ayah KH. Marzuki Mustamar merupakan seorang kiai yang dihormati di wilayahnya.

Saat ini Kiai Marzuki menjabat sebagai Ketua PWNU Jawa Timur. Sejak kecil, Kiai Marzuki telah mendapat pendidikan agama Islam yang sangat intens.

Bahkan, beliau sudah diminta mengajar Al-Qur’an saat duduk di bangku kelas 3 SMP. Pada jenjang perguruan tinggi, Kiai Marzuki Mustamar menuntut ilmu di IAIN Sunan Ampel, Surabaya.

Untuk pendidikan tingkat magisternya, Kiai Marzuki menempuh pendidikan di Universitas Islam Lamongan (UNISLA), Jawa Timur.

Di tubuh PWNU Jatim, KH. Marzuki Mustamar dipercaya mengemban amanah sebagai ketua Tanfidziyah periode 2018–2023, dan merupakan pimpinan Pondok Pesantren Sabiilul Rosyad.

Ia terpilih bersama dengan Kak Anwar Mansur sebagai Rais Syuriah PWNU Jawa Timur berdasarkan hasil konferensi wilayah yang digelar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, pada Ahad, 29 Juli 2018.

Kyai Marzuqi saat ini juga merupakan Dosen di Fakultas Humaniora dan Budaya UIN Maliki Malang. Pada tahun 2010, ia telah melahirkan salah satu karya monumental yang kini sudah puluhan kali dicetak ulang dan disampaikan di hampir ke seluruh penjuru nusantara dalah Kitab Al-Muqtathafat li ahl al-Bidayat.

Buku berbahasa arab ini berisi sanggahan kepada beberapa kelompok, terutama kelompok salafi wahabi yang suka membid’ahkan amaliah kaum Nahdliyyin, dikutip dari dalil-dalil Al-Quran, As-Sunnah, dan kaidah Ushul Fiqh.

Muktamar NU ke-34 telah diputuskan akan digelar pada 23-25 Desember di Lampung. Dalam kegiatan akbar lima tahunan ini, akan dipilih Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk periode 2022-2027.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

six + two =