Cancel Preloader

Masjid Oxford Luncurkan Bank Makanan Baru

 Masjid Oxford Luncurkan Bank Makanan Baru

Ilustrasi/Hidayatuna

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Beberapa kelompok Muslim dan pusat Islam di Inggris telah bekerja keras untuk membantu mereka yang kurang beruntung selama masa-masa sulit di tengah wabah pandemi Covid-19.

Dalam upaya untuk memastikan tidak ada lagi orang kelaparan, Masjid Central Oxford telah membuka bank makanan baru. Untuk menyediakan makanan dan barang-barang penting bagi mereka yang kurang beruntung.

Bank makanan Masjid Oxford ini akan mulai beroperasi pada Kamis, 25 Februari 2021 besok.

“Sejak inisiatif makanan sekolah gratis, komite manajemen telah bekerja dengan cara yang lebih teratur. Untuk membantu kota tercinta kami,” kata pihak masjid dilansir dari About Islam, Rabu (24/2/2021).

Bank makanan juga akan menawarkan tisu toilet, sampo, sabun, shower gel, pembalut wanita, tisu bayi, popok, sereal, beras, minyak, makanan kaleng, buah kering, dan jus tahan lama.

Upaya tersebut bukanlah yang pertama dilakukan oleh masjid terkemuka Oxford itu dalam membantu masyarakat. Pada Oktober tahun lalu, masjid Oxford telah mengumumkan inisiatif untuk memberikan ratusan makanan gratis kepada anak-anak sekolah.

Masjid ini juga telah membuka tempat parkir mobilnya tahun ini agar Pusat Medis St Bartholomew dapat menggunakannya sebagai pusat vaksinasi. Nargis Khan, manajer praktik di St Bartholomew’s, menulis ke masjid atas nama semua praktik jaringan perawatan primer.

Surat itu berbunyi: “Sungguh menakjubkan bagaimana semua komunitas bersatu untuk melawan Covid-19. Dan merupakan contoh dari kesulitan ini telah mempersatukan kita semua sebagai manusia,” ungkapnya.

“Kami juga menyadari bahwa selama tiga tahun terakhir. Komite manajemen Masjid Central Oxford telah mengizinkan staf NHS yang bekerja di Pusat Kesehatan Manzil Way untuk parkir di masjid secara gratis.”

Islam mengakui pentingnya ketahanan pangan dan karenanya, menganggapnya sebagai berkah besar yang harus kita hargai, hargai dan kejar. Solidaritas di antara anggota masyarakat adalah salah satu strategi yang digunakan Islam untuk memerangi kelaparan.

Romandhon MK

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

twenty − fifteen =