Cancel Preloader

Marcell 2 Kali Pindah Keyakinan Hingga Akhirnya Pilih Islam

 Marcell 2 Kali Pindah Keyakinan Hingga Akhirnya Pilih Islam

Marcell Siahaan (Ilustrasi/Hidayatuna)

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Penyanyi kondang Indonesia Marcell Siahaan mengkisahkan bagaimana ia memeluk Islam. Sebelumnya ia mengaku telah dua kali pindah keyakinan.

Pria berumur 43 tahun itu menceritakan perjalanan panjang kisah spiritual, hingga akhirnya ia mantap memilih agama Islam. Di Islam, ia telah mencapai titik akhir pencarian yang selama ini ia gelisahkan.

Dari situlah Marcell kemudian memutuskan untuk menjadi mualaf. Ada alasan sederhana mengapa ia memilih Islam.

Alasannya tak lain adalah karena ia merasa nyaman dengan ajaran Islam. Oleh karena kenyamanan itu di dapat dalam Islam, Marcell pun memutuskan memeluk Islam.

“Gua nyaman, gua seneng,” kata Marcell saat bincang-bincang santai dengan Daniel Mananta yang diunggah akun YouTubenya, Daniel Mananta Network dilansir dari Serambinews, Senin (5/4/2021).

Perjalanan Spiritual Marcell

Pada kesempatan itu, Marcell juga mengkisahkan kisah perjalanan pencariannya hingga sampai akhirnya, ia mencapai pada titik seperti saat ini. Mengenai perjalanan spiritualnya, Marcell mengaku sudah dimulai sejak kecil.

Ia mengatakan dalam keluarganya memiliki pikiran yang terbuka. Selain itu, dalam keluarganya juga memiliki beragam agama.

Sejak kecil hingga remaja, ia sudah terekspos untuk mengetahui berbagai keyakinan. Mulai dari ikut menjalani tradisi puasa dan lebaran, natal maupun ritual agama lainnya.

Bahkan, ia juga mengaku pernah menjadi seorang agnostik, namun menyukai setiap acara keagamaan yang disiarkan di stasiun televisi. “Jadi dulu waktu gue kecil, waktu gue agnostik itu. Di TVRI itu ada beberapa acara, mimbar agama Islam, Katolik, Buddha, Hindu sama kepercayaan ketuhanan yang maha esa. Itu dulu ada lima acaranya di TVRI. Gue tuh senang tuh nonton yang begituan,” ungkapnya.

Hingga pada akhirnya, Marcell kemudian meyakini beberapa agama, mulai dari Katolik hingga Budha. Namun keingintahuannya terhadap suatu hal yang masih belum ia pahami terus ada, termasuk soal agama.

Sampai pada akhirnya, pertemuannya dengan banyak orang telah membuatnya mempelajari berbagai hal. “Rima juga menunjukkan cara dia beribadah dengan cara dia sendiri, dia muslim. Terus dia ngasih tau, keeratan dia dengan keluarga muslimnya dia di Singapura, Malaysia,” paparnya.

Romandhon MK

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

2 × two =