Manuskrip Medis Peninggalan Islam Abad 14 M Ditemukan

 Manuskrip Medis Peninggalan Islam Abad 14 M Ditemukan

Manuskrip medis yang menggambarkan anatomi tubuh dengan detail (Foto/Ist)

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM, Riyadh – Sebuah manuskrip kuno jejak peninggalan ilmu medis Islam pada 14 Masehi ditemukan di Perpustakaan Umum Raja Abdulaziz, di ibu kota Kerajaan. Manuskrip medis ini berisi tentang ilmu anatomi manusia paling awal.

Ditemukannya manuskrip medis Islam tersebut tentu saja membuktikan bagaimana perkembangan ilmu kedokteran pada abad 14 M di dunia Islam telah berkembang sangat pesat. Manuskrip itu merupakan jenis manuskrip yang sangat langka.

Buku berjudul “Anatomi Tubuh Manusia” ini merupakan buku paling yang membahas secara detail mengenai bagian bagian tubuh manusia. Adalah Mansur bin Mohammed bin Ahmed bin Yusuf bin Ilias Al-Kashmiri yang menuliskan karya monumental tersebut.

Karya tersebut ditulis sekitar tahun 1380 sampai 1391. Buku yang ditulis dalam bahasa Persia ini lantas ditranskripsi oleh seorang juru tulis bernama Mohammed Hassan pada 16 Desember 1707.

“Buku ini adalah salah satu manuskrip medis Islam yang paling berharga,” tulis laporan Arab News, dilansir Rabu (15/9/2021).

Disebut sangat berharga, karena keberadaan buku tersebut telah mendahului karya tentang anatomi modern. Dari dokter Belgia Andreas Vesalius dan pelukis Italia Leonardo da Vinci.

Jadi, sebelum Andreas Vesalius dan Leonardo da Vinci, di dunia Islam. Ilmuwan dulu telah lebih awal membahas secara detail pengetahuan mengenai anatomi tubuh manusia.

Detail Manuskrip Medis

Dilansir dari Republika, para ilmuwan Eropa belajar dari gambar dan manuskrip buku tersebut. Lantas menjadikan anatomi sebagai bagian dari pendidikan kedokteran mereka yang diakui.

Ilustrasi yang digambar dengan pena dan tinta warna berbeda ini menampilkan seluruh tubuh manusia. Dengan setiap gambar mengambil satu halaman penuh.

Gambar-gambar tersebut menunjukkan keahlian yang luar biasa dalam penggunaan garis dan warna. Mereka memanfaatkan seni miniatur Islam, yang merupakan standar pada saat buku itu ditulis, dan digambar tanpa alat selain pena.

Bab-bab pembahasan di dalamnya meliputi tulang, saraf, otot, pembuluh darah, pembuluh darah, wajah, hidung, hati dan organ tubuh manusia lainnya.

Selain itu, Mansur bin Mohammed bin Ahmed bin Yusuf bin Ilias Al-Kashmiri secara rinci tentang fungsi pembuluh darah. Ia juga menggambarkan urat nadi atau arteri sebagai pembuluh darah bergerak yang muncul dari ventrikel kiri dan kanan jantung, di mana diastol dan sistol terjadi.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

8 − five =