Cancel Preloader

Makmum Ikut Membaca Surat Atau Mendengar Imam? Begini Penjelasannya

 Makmum Ikut Membaca Surat Atau Mendengar Imam? Begini Penjelasannya

Makmum Ikut Membaca Surat atau Mendengar Imam

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM – Banyak yang masih belum tahu, ketika menjadi makmum apakah kita ikut membaca surat atau hanya mendengarkan imam saja. Khususnya saat menjalankan salat dhuhur dan azar karena pada waktu tersebut, makmum sudah selesai membaca Alfatihah. Sementara imam melanjutkan bacaan dengan surat pendek.

Jika kita ikut membaca, bagaimana bila bacaan surat kita berbeda dengan imam? Atau kita tidak hapal dengan surat yang imam bacakan dalam salat berjemaah tersebut? Tentu ini menjadi kegelisahan tersendiri bagi kita yang awam ini.

Untuk itulah Ustaz Adi Hidayat menjelaskan, bahwa ketika menjadi makmum, kita bisa melihat dari kondisinya. Ayat-ayat atau hadis mengisyaratkan dalam kondisi makmum mendengarkan bacaan surat dari imam, di antaranya ialah dalam QS. Al-A’raf Ayat 204 berbunyi:

وَاِذَا قُرِئَ الۡقُرۡاٰنُ فَاسۡتَمِعُوۡا لَهٗ وَاَنۡصِتُوۡا لَعَلَّكُمۡ تُرۡحَمُوۡنَ

Wa iżā quri`al-qur`ānu fastami’ụ lahụ wa anṣitụ la’allakum tur-ḥamụn

Artinya : “Dan apabila dibacakan Al Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.” (QS. Al-A’raf 7:204)

Fokus dan Diam Mendengar Bacaan

Dalam ayat ini dijelaskan bahwa ketika mendengarkan bacaan Alquran, kita sebagai objek dari bacaan tersebut maka wajib bagi kita untuk menyimak dan fokus mendengarkan atau diam. Maka ketika khotbah, diminta untuk diam dan mendengarkan karena Anda adalah objek.

Ketika dibacakan ayat-ayat Alquran, Anda sedang diajak berbicara. Begitu pula ketika khotib sedang khotbah, tidak sopan jika sedang diajak berbicara Anda justru ikut berbicara atau bicara dengan yang lain.

Dengan begitu, ketika imam membaca surat dalam salat maka fokuslah dan dengarkanlah. “Tidak ada fokus paling dalam kecuali saat salat. Imam membacakan, memohon kepada Allah dan bacaannya mewakili Anda. Makanya ketika diperdengarkan kepada Anda, Anda diam. Simak baik-baik!” jelasnya dalam sebuah majelis taklim.

Cukupkan dengan Membaca Alfatihah

Lalu bagaimana dengan salat siang yang bacaannya tidak diperdengarkan kepada Anda? Ulama berpendapat, cukupkan dengan Alfatihah karena yang diminta adalah Alfatihah. Maka kita bacakan surat Alfatihah, jika belum juga turun maka ulangi Alfatihah tersebut.

“Ayat pertama diikat dengan hukum dibacakan sehingga saat salat dhuhur dan ashar tidak diperdengarkan kepada makmumnya. Maka dari itu setelah selesai membaca surat Alfatihah, Anda bisa membaca bacaan surat-surat yang sekiranya bisa menunggu imam sampai ia ruku’.”  Demikian ahli tafsir yang beken dengan sebutan UAH menjawabnya.

Persoalan beda atau sama bacaan surat makmum dengan imam, Ustaz Adi Hidayat pun menjelaskannya. Ketika salat tidak diperdengarkan bacaannya, kita tidak bisa mengetahui pasti apakah bacaan surat kita sama atau tidak dengan imam. Tidak masalah bacaan makmum berbeda atau sama dengan imam saat salat berjemaah yang tidak diperdengarkan bacaannya.

Redaksi

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

6 + twelve =