Lukman Hakim Saifuddin Mengenang Mbah Moen Lewat Puisi

 Lukman Hakim Saifuddin Mengenang Mbah Moen Lewat Puisi
Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM, Rembang – KH. Maimoen Zubair saat melaksanakan ibadah haji beberapa waktu lalu memang masih menjadi kesedihan bagi bangsa Indonesia. Khsusnya umat muslim. Mengenang kiai/ulama kharismatik dan yang menjadi suri tauladan ini selalu ditunggu fatwanya ataupun juga arahan untuk selalu menjaga NKRI ini.

Mereka, para ulama atau santri, dan masyarakat, bahkan pejabat pun ingin sekali menggelar doa bersama ataupun kegiatan untuk mengenang Mbah Moen ini.

Pada kesempatan pembacaan puisi yang digelar pada Kamis Malam (12/9/2019), Mentri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin, membuatkan puisi khusus untuk Mbah Moen dengan judul “Suatu Selasa di Makkah”.

Puisi itu langsung dibacakan Menteri Lukman Hakim pada saat peluncuran buku antologi puisi, berjudul “Selasa di Pekuburan Ma’la”. Tidak hanya itu saja, sebelum membaca puisi, ia sempat mengenang tentang bagaimana saat proses pemakaman Kiai Pemersatu Bangsa tersebut. Dan ia bercerita bahwa proses pengurusan pemakaman Mbah Moen saat di Makkah berjalan begitu lancar.

“Ketika Beliau meninggalkan kita semua, di negeri orang, di suatu tempat yang budayanya, tradisinya, bahasanya, iklimnya, segala aturan regulasinya, itu berbeda sama sekali dengan yang kita alami selama ini di Tanah Air. Tetapi sekali lagi alhamdulillah selama prosesi pengurusan Almarhum Kiai Maimun itu, begitu lancar,” paparnya.

Bahkan, ia mengaku diminta oleh Candra Malik seorang penyair populer, untuk memberikan sambutan sekaligus membuatkan puisi, dan membacakannya secara langsung saat acara peluncuran buku ‘Selasa di Pekuburan Ma’la’.

“Mas Candara Malik meminta saya untuk hadir di sini, memberikan kata sambutan sekaligus membacakan puisi. Saya mencoba membuat tulisan yang saya beri judul, ‘Suatu selasa di Makkah’,” terangnya.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

sixteen − eight =