Lebih Hebat dari Pria Ngawi, Waliyullah ini Bahkan Mampu Memindahkan Masjid

 Lebih Hebat dari Pria Ngawi, Waliyullah ini Bahkan Mampu Memindahkan Masjid

Lebih Hebat dari Pria Ngawi, Waliyullah ini Bahkan Mampu Memindahkan Masjid

HIDAYATUNA.COM – Seorang pria bernama Giman, warga Desa Mengger, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, membuat gempar masyarakat desa bahkan media sosial. Hal ini setelah aksinya memindahkan rumahnya seorang diri.

Giman mengaku hanya membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam untuk memindahkan rumahnya tersebut karena dibantu oleh golongan Jin.

Rumah Giman berbahan kayu bergaya limasan yang memiliki 20 tiang dan umumnya butuh 40 sampai 50 orang orang untuk memindahkannya.

Saya yang memindahkannya sendiri. Tidak ada orang yang membantu. Saya sendirian,” kata Giman di rumah orang tuannya, Kamis (9/7/2020).

Sebelum memindah rumah tersebut, ia mengaku bermeditasi di dalam rumah. Setelah itu, ada puluhan orang yang membantu mengangkat rumah tersebut hingga naik setinggi 130 cm.

Saya hanya membayangkan ada puluhan orang yang membantu saya. Jadi saya hanya mengomando,” ujar dia.

Waliyullah ini Mampu Memindahkan Masjid

Cerita giman ini mirip dengan cerita serang waliyullah yang berjuluk Sunan Sendangduwur yang mampu memindahkan sebuah masjid dalam satu malam.

Saat itu Sunang Sendangduwur atau Raden Nur Rahmat ingin mendirikan masjid di desa yang saat itu mayoritas hindu, namun hal tersebut terkendala tidak adanya kayu yang berkualitas.

Lantas oleh gurunya yaitu Sunan Drajat ia disuruh menuju ke mantingan Jepara dan bertemu Mbok Rondo Mantingan atau Ratu Kalinyamat yang saat itu mempunyai masjid agar menjual masjidnya.

Namun Ratu kalinyamat berkata bahwa ia tidak akan menjual masjidnya karena ia teringat pesan almarhum suaminya bahwa siapa saja yang bisa membawa masjid tersebut dalam keadaan utuh dan tanpa bantuan orang lain dalam satu malam maka masjid tersebut akan berikan secara cuma-cuma.

Memindahkan Masjid Ratusan Kilometer

Sunan Sendangduwur lantas menyanggupinya, dengan izin Allah SWT dalam waktu tidak lebih dari satu malam masjid tersebut berhasil dipindah dari Mantingan Jepara ke bukit Amitunon sebuah area pura tempat sesembahan masyarakat hindu di Desa Sendangduwur Paciran Lamongan pada 1483 Saka atau Tahun 1561 Masehi.

Sekedar info, jarak antara Mantingan Jepara ke Sendangduwur Lamongan adalah 227 Kilometer dengan menggunakan mobil. Tentu hal ini diluar nalar manusia bagaimana sebuah masjid dapat berpindah sejauh itu dan kokoh berdiri hingga saat ini.

Cerita tentang Sunan Sendangduwur memindahkan masjid ini telah kami ulas lengkap dan dapat dibaca disini

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

sixteen + four =