Lazisnu Bantul Keliling Beri Bantuan untuk Yatim dan Dhuafa

 Lazisnu Bantul Keliling Beri Bantuan untuk Yatim dan Dhuafa

Lazisnu Bantul Keliling Beri Bantuan untuk Yatim dan Dhuafa (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Bantul – Pengurus Lembaga Amil Zakat Infak dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Bantul Yogayakarta berkeliling menyambangi keluarga anak yatim piatu. Selain itu, mereka juga mengunjungi keluarga dhuafa untuk mentasyarufkan bantuan pendidikan dan paket sembako, Sabtu (15/1/2021).

Kegiatan yang dilakukan itu seharian penuh, menggunakan dua mobil Ambulan Lazisnu. Pentasayarufan bantuan ditujukan kepada golongan keluarga dhuafa dengan kategori anak yatim/piatu, difabel, fakir miskin, dan kategori tidak mampu lainnya.

Ketua Lazisnu Bantul Mahmudin mengatakan bahwa senyatanya kegiatan pentasyarufan kepada keluarga anak yatim dan keluarga dhuafa itu sudah dilakukan rutin oleh Upzisnu di masing-masing kecamatan. Lazisnu Kabupaten Bantul lakukan hal serupa dengan penekanan silaturahmi yang lebih mendalam untuk menjaring aspirasi dari masing-masing keluarga dikunjungi.

“Pada kegiatan keliling pentasyarufan bantuan kali ini, kami lakukan komunikasi yang lebih mendalam untuk menyerap aspirasi para keluarga yang dikunjungi. Dari hasil kunjungan itu kami berusaha mengumpulan kesan, pesan sekaligus harapan yang diinginkan. Selain itu, sebagai upaya monitoring atas program-program Upzisnu di tingkat Kecamatan, baik program ambulan gratis, pentasyaruan, dan program-program lainnya,” ujar Mahmudin.

Koordinatur pentasyarufan Nur Ludfi menyampaikan bahwa dari hasil assesmen sebelumnya, sedang dicanangkan untuk program bantuan pendidikan terutama anak yatim piatu akan dibuatkan rekening khusus, nantinya kami akan transferkan secara berkala donasi bantuan pendidikan yang dananya berasal dari donatur tetap Lazisnu Bantul.

Bantuan ‘On the Road’ hingga Berkala

“Kami telah lakukan pendataan anak-anak yatim yang diperoleh dari laporan di masing-masing Upzisnu Kecamatan. Data itu kemudian kami olah berdasar tingkat kerentanan lalu kami konfirmasi di lapangan. Keluarga penerima terpilih lalu kita dorong untuk membuat rekening yang nantinya kita transferkan secara berkala,” kata Nur Ludfi.

“Sedangkan untuk kategori dhuafa, pentasyarufannya diwujudkan dalam bentuk paket sembako sembari terus berkoordinasi dengan Upzisnu di kecamatan masing-masing. Terus kami saling koordinasi guna mendapatkan model-model pentasyarufan yang efektif,” imbuhnya.

Kegiatan keliling pentasyarufan bantuan itu selain mengunjungi keluarga dhuafa dan anak yatim yang telah dipilih lokasinya. Lazisnu Bantul juga memberikan paket sembako kepada dhuafa di sepanjang jalan yang dilalui seperti para pemulung dan tukang becak.

Koordinator Ambulan Lazisnu  Bantul Isnaeni– salah tim yang ikut keliling pentasyarufan mengutarakan pada saat di Jalan Parangtritis, tim Lazisnu Bantul memberikan paket sembako kepada seorang pemulung yang kebetulan ditemui di perjalanan.

“Waktu kami akan menunaikan sholat asyar, mobil yang kami tumpangi berjalan lebih pelan untuk mencari masjid. Kami lihat seorang pemulung naik sepeda. Kami kemudian berhenti dan memberikan paket sembako kepadanya, seorang bapak tua yang berasal dari Dusun Tembi Sewon,” kata Isnaeni.

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

fourteen + 20 =