Lakukan Kebiasaan Ini Supaya Hubungan Rumah Tangga Harmonis

 Lakukan Kebiasaan Ini Supaya Hubungan Rumah Tangga Harmonis

Rumah tangga harmonis (Ilustrasi/Hidayatuna)

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM – Rumah tangga merupakan fase yang penuh lika-liku. Dalam fase ini seorang anak akan menjalani kehidupan baru dan penuh dengan rintangan yang akan dilewati oleh setiap keluarga dalam berumah tangga.

Menjalani kehidupan rumah tangga bukanlah perkara hal yang mudah. Banyak di antara keluarga yang sudah berumah tangga bertahun-tahun yang akhirnya berpisah atau berpecerai, padahal hanya terjadi kesalah pahahaman ataupun hal kecil lainnya.

Hubungan rumah tangga sendiri hendaknya dijalani dengan penuh keharmonisan. Supaya bisa menjadi keluarga yang bahagia baik di dunia maupun di akhirat kelak dan mendapatkan ‘sakinah wa rahmah‘.

Lakukanlah beberapa habbits (kebiasaan) yang membuat rumah tangga harmonis. Berikut beberapa kebiasaan tersebut:

1. Jangan Ada yang disembunyikan

Artinya, dalam urusan rumah tangga baik suami, ataupun istri, hendaknya tidak ada yang namanya rahasia-rasiaan. Hal ini sangat diperlukan sebagai upaya mencegah terjadinya kesalahpahaman dalam hubungan rumah tangga.

Dalam sebuah hubungan, terutama rumah tangga, pasangan haruslah bersikap jujur satu sama lain. Itu bukan berarti harus melaporkan semua kegiatan yang kita lakukan setiap detiknya karena setiap orang juga perlu yang namanya privasi dalam kehidupan.

Jangan bersifat terlalu posesif dalam sebuah hubungan rumah tangga karena hal tersebut akan membuat pasangan menjadi tidak nyaman dalam melakukan berbagai hal. Bisa-bisa berujung sampai perceraian karena tidak tahan dengan sifat posesif pasangannya.

2. Biasakan Makan Malam Bersama

Zaman sekarang kebiasaan makan malam bersama keluarga mungkin sudah jarang dilakukan oleh sebagian keluarga, terutama di wilayah perkotaan. Walaupun terdengar sepele, makam malam bersama dengan keluarga secara tidak langsung akan mempererat hubungan keluarga, baik itu bagi si anak, ataupun orangtuanya.

Sebab, dalam makan malam bersama, sering sekali kita akan membahas berbagai hal. Contohnya ialah seringkali kita dengar ucapan yang dilontarkan oleh orangtua kita yaitu “bagaimana sekolahmu hari ini, Kak…?”, dan lain sebaginya.

Waktu makan malam bersama biasanya juga menjadi momen tersendiri bagi anak. Seperti meminta izin untuk bermain di keesokan harinya bersama teman-temannya di suatu tempat, bercerita tentang kesehariannya di sekolah, bahkan terkadang curhat tentang masalah asmara.

Mungkin sulit bagi pekerja kantoran yang notabenya sering lembur, tetapi apabila tidak ada jadwal lembur hendaknya jangan terlalu sering makan di luar rumah. Hal itu juga mengurangi keharmonisan dalam berumah tangga, sebab istri dan anak-anaknya pasti menunggu kepulangan Anda.

Belum lagi jika istri sudah mempersiapkan menu masakan yang disukai oleh suami. Jika Anda pulang dalam keadaan perut kenyang karena makan di luar rumah tanpa mengajak keluarga tanpa memberitahu kabar dan kepentingan, dapat menyakiti hati istri atau anak-anak Anda.

3. Rutinkan Tadarus Alquran

Biasanya waktu setelah salat maghrib ialah menjadi momen untuk membaca Alquran. Hal ini juga menjadi waktu bagi keluarga untuk berkumpul dan menjadi momen penting yang menunjukkan salah satu tugas seorang kepala keluarga.

Tugas tersebut ialah mengajarkan cara membaca Alquran kepada anak-anak dan juga istri. Apabila istri sudah mahir membaca Alquran dan juga anak-anak sudah belajar membaca Alquran di masjid, yang notabenya akan lebih sangat menyenangkan karena bisa bertemu dengan teman sepermainan di dalam majlis tersebut. Hendaknya kita cukup membaca Alquran bersama-sama dengan istri dan anak.

Bisa juga saling bergantian untuk menyimak bacaan Alquran bagi pasangan yang bersetatus tahfidz. Hal ini akan sangat bermakna dan juga sangat bermanfaat bagi hubungan kekeluargaan, disamping bisa membuat keharmonisan dalam hubungan keluarga. Hal ini juga sangat bermanfaat untuk menjaga hafalan Alqurannya.

Abu Hurairah RA berkata, “Rumah yang di dalamnya terdapat bacaan Alquran, maka keluarga serta kerabatnya akan bertambah dan keberkahan serta kebaikan akan memenuhi ahli rumah tersebut. Malaikat akan turun memenuhi rumah itu, dan setan akan keluar darinya”.

Lakukanlah kebiasaan-kebiasaan baik tersebut supaya hubungan rumah tangga lebih harmonis dan menjaga keluarga kita dari api neraka. Semoga bermanfaat dan bisa diamalkan untuk seluruh keluarga muslim di mana pun berada. Wallahu’alam.

Kholil Chusyairi

https://hidayatuna.com

Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta dan Reporter di Intis Pers

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

8 + twelve =