Lafadz Lengkap Takbiran Idul Adha dan Waktu Pelaksanaanya

 Lafadz Lengkap Takbiran Idul Adha dan Waktu Pelaksanaanya

Lafadz Lengkap Takbir Idul Adha dan Waktu Pelaksanaanya

HIDAYATUNA.COM – Malam hari raya Idul Adha adalah salah satu malam yang sangat agung dan termasuk waktu yang sangat mustajab untuk berdoa, termasuk juga disunahkan untuk memperbanyak bertakbir sebagaimana hadis berikut :

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَيَّنُوا العِيْدَيْنِ بِالتَهْلِيل والتَكْبِير والتَّحمِيد والتَّقْدِيس

Artinya : “Hendaknya kalian menghiasi dua malam raya (Idul Fitri dan Idul Adha) dengan memperbanyak membaca tahlil, bertakbir, memuji dan mensucikan Allah SWT.”

Perintah untuk memperbanyak bertakbir dan memuji Allah SWT ini sejalan dengan apa yang Rasulullah SAW perintahkan yaitu untuk menghidupkan malam-malam hari raya.

عَنْ أَبِي أُمَامَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَحْيَا لَيْلَتَيْ الْعِيدَيْنِ أَحْيَا للَّهُ قَلْبَهُ يَوْمَ تَمُوتُ الْقُلُوبُ

Artinya : Dari Abu Umamah dari Rasulullah SAW, beliau bersabda: “Barangsiapa menghidupkan (dengan ibadah) pada malam dua hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha) maka Allah akan menghidupkan hati orang tersebut disaat banyak hati yang mati.”

Lantas bagaimanakah lafadz takbir hari raya yang diajarkan oleh Rasulullah SAW ? dan sampai kapan batas waktu disunahkan bertakbir pada hari raya idul adha ?

Takbir terbagi dalam 2 jenis :

Pertama, Takbir Muqayyad yaitu takbir yang waktunya hanya pada saat akan melaksanakan shalat baik fardhu maupun sunah seperti menjelang shalat id dan shalat 5 waktu

Kedua, Takbir Mursal yaitu takbir yang waktunya tidak terikat pada waktu shalat dan hanya boleh dilaksanakan setelah terbenam matahari malam hari raya hingga saat imam shalat hari raya melakukan takbirotul ihram (memulai shalat).

Dari penjelasan diatas dapat dipahami bahwa takbir hari raya idul adha masuk dalam kategori takbir mursal karena dikumandangkan pada malam 10 dzulhijjah (malam hari raya) diluar waktu shalat seperti pada malam idul fitri.

Berbeda dengan Idul Fitri, takbir Idul Adha juga termasuk takbir Muqayyad karena dapat dilaksanakan setelah shalat 5 waktu yaitu selama 5 hari.

Dimulai pada 9 dzulhijjah (malam hari raya) sampai tanggal 13 dzulhijjah dan disunahkan mengumandangkannya sebelum shalat fardhu dan sunah.

Lafadz Lengkap Takbir Hari Raya

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الْحَمْدُ، اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْراً وَالْحَمْدُ للهِ كَثِيْراً وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً، لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Laa ilaaha illallahu Wallahu Akbar, Allahu Akbar Walillahi Hamd. Allahu Akbar Kabiro Walhamdulillahi Katsiro, Wasubhanallahi Bukrotaw Waashila. Laa ilaaha illallahu Wahdah Shodaqo Wa’dah Wanashoro ‘Abdah Wa A’azza Jundahu Wahazamal Ahzaba Wahdah

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

thirteen − one =