Kriteria Sukses yang Ada dalam Alquran

 Kriteria Sukses yang Ada dalam Alquran

Berjabat tangan sambil berpelukan (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM – Definisi sukses selama ini diartikan sebagai banyaknya harta yang bisa terkumpul atau memiliki materi dalam jumlah banyak. Sukses terkadang juga dipandang sebagai kemampuan menduduki jabatan tertinggi di dalam suatu lembaga maupun perusahaan.

Apakah definisi sukses sesempit itu? Apakah orangtua yang mampu mendidik anak-anaknya menjadi anak yang saleh dan saleha tidak bisa dikatakan sebagai sebuah kesuksesan?

Pandangan inilah yang perlu diluruskan agar bisa melihat sebuah kesuksesan tidak hanya dari segi materi saja. Tetapi ada banyak hal sederhana yang bisa kita lakukan, dan jika berhasil, maka kita sudah termasuk dalam golongan orang yang sukses.

Bahkan di dalam Alquran sendiri sudah menerangkan bagaimana orang-orang yang dianggap sukses ini. Firman Allah SWT tersebut ada pada surat Al-Mu’minun ayat 1 hingga 11 yang artinya:

Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam sholatnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna, dan orang yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; Maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas, dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya, dan orang-orang yang memelihara shalatnya, mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi  surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.

Kriteria Orang Sukses Berdasarkan Alquran

Sebagaimana melalui firman Allah SWT di dalam surat Al-Mu’minun ayat 1 hingga 11, maka berikut ini adalah penjelasan akan kriteria orang-orang sukses tersebut yang dikutip melalui Republika.

  1. Orang yang Beriman

Iman menjadi hal yang utama untuk menentukan kesuksesan seseorang. Dengan beriman, kita tidak hanya sukses di dunia saja tetapi juga di akhirat kelak.

  1. Salat Secara Khusyuk

Tidak sedikit orang yang belum bisa salat secara khusyuk. Di mana pikirannya saat salat masih sering melayang hingga kemana-mana. Sehingga, inilah yang kemudian membuat salat kita tidak fokus menyembah Allah SWT, melainkan dengan pikiran yang bercabang.

  1. Orang yang Produktif

Orang yang produktif adalah orang yang memiliki etos kerja tinggi dan totalitas di dalam menjalankan setiap pekerjaannya. Ia juga tidak ingin pekerjaan-pekerjaan yang hanya membuang waktu saja. Sedangkan di waktu tersebut sebenarnya ia bisa melakukan aktivitas yang lebih bermanfaat.

Tidak kalah penting, orang yang produktif adalah orang yang pantang malas-malasan karena melawan rasa malas diri sendiri tidaklah mudah. Sehingga, saat kita bisa mengalahkan rasa malas, maka kita sudah sukses.

  1. Melakukan Zakat dan Infaq

Dalam beramal ada banyak cara yang bisa kita lakukan, salah satunya melalui zakat dan infaq karena di dalam harta kita ada bagian milik orang lain.

Sehingga, agar kita terbiasa untuk melakukan zakat dan infaq, maka hal ini bisa diajarkan sejak kecil. Seperti berzakat yang dibuka oleh pihak sekolah saat bulan Ramadhan serta membiasakan berinfaq saat salat di masjid atau saat masjid dalam proses pembangunan. Sehingga anak pun seiring bertambahnya waktu akan memiliki jiwa yang siap berinfaq dan berzakat.

  1. Bergaul dengan Etika yang Baik

Ketika kita berteman dengan orang lain, maka penting bagi kita untuk memiliki etika yang baik. Dengan etika inilah yang akan menghindarkan kita dari pertemanan yang membawa dampak buruk. Sebab saat etika kita baik, maka kita memiliki peluang besar untuk dekat dengan orang-orang yang baik. Bahkan bisa memberikan dampak positif untuk mereka.

  1. Sampaikan Amanah Kepada yang Berhak

Orang yang sukses menurut Alquran adalah orang yang mampu untuk memelihara amanah yang ditanggungnya dan janji yang bisa dipegang. Allah SWT pun juga memerintahkan untuk menyampaikan amanah kepada mereka yang memang berhak menerimanya.

Itulah beberapa kriteria kesuksesan yang dijelaskan di dalam Alquran. Sehingga, sukses tidak hanya sebatas urusan harta dan jabatan saja. Tetapi ada banyak hal sederhana yang ketika kita mampu untuk mengembannya dan melakukan sebaik mungkin, maka itulah kesuksesan yang telah mampu dicapai.

Widya Resti Oktaviana

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

3 × two =