Cancel Preloader

Kondisi Memilukan Seorang Bocah di Yaman Akibat Gizi Buruk

 Kondisi Memilukan Seorang Bocah di Yaman Akibat Gizi Buruk

Gizi Buruk

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Seorang bocah di Yaman bernama Faid Samim terbaring tak berdaya di rumah sakit di Ibu Kota Yaman. Kondisinya memilukan akibat mengalami gizi buruk.

Saat dilarikan ke rumah sakit, kesehatan tubuh Faid dalam kondisi kritis. Bahkan nyawanya nyaris hilang. Hal itu diungkapkan langsung oleh Dokter Pengawas Bangsal Gizi Buruk Rumah Sakit Al-Sabeen, Rageh Mohammed.

“Dia (Faid) hampir meninggal ketika dia tiba,” kata Rageh Mohammed dilansir Selasa (5/1/2021).

Ia juga menjelaskan bahwa akibat gizi buruk yang dideritanya, si bocah malang tersebut mengalami kelumpuhan total.

“Tapi alhamdulillah kami bisa melakukan apa yang diperlukan dan dia mulai membaik. Dia menderita CP (cerebral palsy) dan gizi buruk akut,” jelasnya.

Gizi buruk telah membuat berat tubuh Faid hanya 7 kg. Di mana tubuhnya sungguh sangat kecil dan rapuh. Bahkan untuk menyelimuti tubuhnya, pihak rumah sakit hanya membutuhkan seperempat selimut sajar.

Saat perjalanan menuju rumah sakit, Faid dibawa oleh keluarganya dengan menempuh perjalanan mencapai 105 mil. Jarak antara Al-Jawf menuju Sanaa utara membutuhkan waktu yang panjang.

Dengan susah payah melewati jalanan yang rusak, Faid pun berhasil diselamatkan hingga ke rumah sakit.

Sulitnya ekonomi keluarga Faid ini membuatnya tidak bisa membayar pengobatan di rumah sakit. Beruntung ada sumbangan dari bantuan orang-orang untuk biaya merawatnya.

Rageh mengungkapkan bahwa saat ini sejumlah kasus gizi buruk sedang meningkat di Yaman. Ini menyusul banyak para orang tua di sana hidup dalam garis kemiskinan.

Sehingga mereka hidup dari bantuan orang-orang asing atau bantuan internasional. Sebagai informasi, kelaparan tidak pernah diumumkan secara resmi di Yaman, di mana perang enam tahun telah menyebabkan 80% populasi bergantung pada bantuan.

Romandhon MK

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

one + 2 =