Kompetensi Literasi Digital bagi Guru Madrasah Terus Digenjot

 Kompetensi Literasi Digital bagi Guru Madrasah Terus Digenjot

Kompetensi literasi digital bagi guru madrasah (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran bagi guru dan tenaga kependidikan madrasah, kompetensi literasi digital terus dilakukan. Hal ini yang dilakukan oleh Kemenag kepada seluruh madrasah yang ada.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Muhammad Ali Ramdhani menjelaskan bahwa kesadaran digital serta mengembangkan keterampilan digital dinilai penting bagi guru madrasah. Untuk membangun gerakan literasi digital di lingkungan madrasah itu sendiri.

“Dalam Renstra Kemenag 2020-2024 terlihat jelas bahwa salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran di madrasah. Adalah penguatan literasi digital dan peningkatan pemanfaatan TIK,” kata Ali dalam keterangannya dilansir dari Sindonews, Rabu (13/10/2021).

Lebih lanjut, kata dia, Literasi digital pada madrasah akan memberikan penguatan pada kompetensi guru madrasah. Dengan tujuan utamanya adalah untuk menghadirkan pendidikan yang terbaik bagi anak bangsa.

“Khususnya pada tingkat Madrasah Ibtidaiyah,” sambungnya.

Menurutnya saat ini sangat diperlukan membangun budaya digital yang sesuai dengan kultur masyarakat. Sebab dirinya menilai, dunia digital ini sesungguhnya juga merupakan representasi dunia nyata seseorang.

“Kita harus membangun digital culture saat berada di dunia digital. Saat berada di dunia digital sesungguhnya sama saja ketika kita hidup pada dunia nyata, di situ ada sopan santun, kerahasiaan dan lainya,” jelasnya.

Teknologi digital menurutnya memberikan peluang yang memungkinkan peserta didik di madrasah. Untuk mengekspresikan diri mereka sebagai konsumen dan produsen konten digital.

“Oleh sebab itu, guru memiliki peran penting dalam mengawal pemahaman literasi digital kepada peserta didik,” ujarnya.

Kompetensi literasi digital guru madrasah menjadi hal penting karena guru adalah pihak yang bersinggungan langsung dengan peserta didik. Sehingga guru mampu mengawal anak-anak saat berada di dunia digital.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

5 × one =