Klinik Vaksinasi di Lingkungan Muslim Dibuka di Colorado

 Klinik Vaksinasi di Lingkungan Muslim Dibuka di Colorado

Santri di Ponorogo dapat Vaksin (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Aurora – Dalam upaya membantu komunitas muslim di Colorado, negara bagian AS wabah virus corona, sebuah klinik vaksinasi dibuka di sana. Inisiasi ini dilakukan oleh anggota bagian Muslim pertama Colorado, Iman Jodeh.

Ia menjelaskan alasan mengapa pendirian klinik vaksinasi dilakukan di lingkungan muslim yang disebabkan karena umat Muslim di wilayah tersebut terhadap vaksinasi itu sendiri.

“Banyak ketakutan di komunitas Muslim terkait vaksin Covid-19. Kekhawatiran seputar rasa aman serta vaksin yang kuat muncul di beberapa kalangan, ”ungkap Iman Jodeh dilansir dari Republika, Selasa (23/3/2021).

Itulah mengapa diirinya kemudian merasa perlu untuk membantu orang-orang di komunitasnya yang merasa nyaman saat mendapatkan vaksin.

“Untuk itu, negara bagian menentukan klinik vaksinasi di Colorado Muslim Society di Aurora,” jelasnya.[embedyt] https://www.youtube.com/embed?listType=playlist&list=UUKdpRqm0FT9o-wZxuMvf1fw[/embedyt]

Jodeh menambahkan bahwa pihaknya telah berupaya memberikan tempat di mana mereka merasa nyaman dengan penutur bahasa Arab.

“Muslim tidak hanya membantu jalannya vaksinasi, tetapi juga membantu menerjemahkan sesuatu yang dapat membantu meredakan rasa itu,” sambungnya.

Ratusan orang diketahui datang dan mendapatkan dosis pertama dan kedua vaksin. Gubernur Jared Polis bahkan mampir untuk melihat proses vaksinasi.

Dia membantu, jemput bola atau klinik penjangkauan seperti ini, yang datang ke lingkungan dan pusat kepercayaan suatu komunitas yang dapat membantu melindungi orang-orang Colorado. “Saya pikir fokus pada klinik seperti ini benar-benar berdampak pada kemajuan Colorado dalam mencapai tujuan kami berakhir pandemi dan mengubah kehidupan,” jelasnya.

Bukan hanya Muslim yang mendapatkan vaksinasi pada kesempatan itu. Orang-orang dari berbagai latar belakang datang ke masjid untuk mendapatkan suntikan vaksin.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

5 + sixteen =