Kitab Karya Kiai Bisri Mustofa Ini Dijual Seharga Dua Ekor Kerbau

 Kitab Karya Kiai Bisri Mustofa Ini Dijual Seharga Dua Ekor Kerbau

Kiai Mustofa Bisri (Ilustrasi/Hidayatuna)

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Para ulama dan kiai pondok pesantren di Nusantara memiliki jejak panjang dalam penulisan sebuah karya kitab. Mereka sangat produktif dalam melahirkan kitab. Salah satunya adalah Kiai Bisri Mustofa.

Sebagai seorang ulama yang alim, Kiai Bisri Mustofa yang merupakan ayah dari ulama terkenal Gus Mus (Ahmad Mustofa Bisri). Ia terbilang ulama yang sangat moncer dalam melahirkan karya-karya kitab. Di antara kitab karangan Kiai Bisri Mustofa yang mencuri perhatian adalah “Alfiyah Rembang”.

Kitab tersebut merupakan kitab kuno dan langka. Hal itu disampaikan oleh cendekiawan muslim Indonesia, Ulil Abshar Abdalla (Gus Ulil).

“Ini adalah kitab yang amat amat langka. Karya dan tulisan tangan Kiai Bisri Mustofa (ayahnya Gus Mus),” ungkap Gus Ulil dengan menyisipkan foto kitab yang dimaksud. Foto tersebut diunggah melalui akun Twitter pribadinya @ulil, dikutip Jumat (10/9/2021).

Gus Ulil menjelaskan kitab yang maksud dalam postingannya adalah kitab karya Kiai Bisri Mustofa berjudulnya “Alfiyah Rembang.” Yakni terjemahan Alfiyah dalam bahasa Jawa.

“Dicetak (kira-kira tahun 50an) dengan mesin stensilan buatan Mbah Bisri sendiri, dengan tinta dari “lang√™s” (jelaga) lampu,” jelasnya.

Menurut penuturan Gus Ulil keberadaan kitab “Alfiyah Rembang” ini dicetak secara terbatas. “Pada zamannya, dibeli dengan harga dua kerbau. Bayangkan, betapa berharganya kitab ini,” ungkapnya.

Kitab “Alfiyah Rembang” ini lanjut Gus Ulil, adalah terjemahan Alfiyah. Berdasarkan ngaji-nya Mbah Bisri dengan gurunya, yaitu Kiai Cholil Kasingan, Rembang, yang dikenal sebagai “Sibawayh”-nya tanah Jawa.

Sebagai informasi, Kiai Bisri Mustofa adalah seorang tokoh Nahdlatul Ulama, merupakan salah satu ulama Nusantara yang lahir di Kampung Sawahan Gang Palen, Rembang, Jawa Tengah pada tahun 1915.

Ayahnya adalah pedagang kaya bernama Haji Zainal Mustofa (Djojo Mustopo) bin H Yahya (Podjojo) yang dikenal tekun dalam beragama dan sangat mencintai Kiai. Ibunya bernama Hajjah Chodijah binti E. Zajjadi bin E. Sjamsuddin yang berdarah Makassar.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

nineteen + fifteen =