KISAH KIAI WAHAB MENCARIKAN JODOH PUTRINYA

 KISAH KIAI WAHAB MENCARIKAN JODOH PUTRINYA
Digiqole ad

Diceritakan dalam buku “Mengenang KH. M. Aly Ubaid” bahwa pernah suatu ketika Kiai Wahab meminang Kiai Aly Ubaid, putra Kiai Abdullah Ubaid (Pendiri Ansor NU) untuk menjadi menantunya. Kiai Aly yang waktu itu masih berstatus mahasiswa di salah satu universitas di Madinah menjadi gamang antara menerima atau menolak.

Akhirnya  Kiai Aly dengan ditemani Kiai Zaky Ubaid kakaknya, sowan kepada Kiai Hamid Pasuruan yang juga masih sepupunya untuk mengutarakan permasalahannya. Diluar dugaan Kiai Hamid menjawab “Kalau Kiai Wahab yang menginginkan saya tidak berani menolak, Kiai Wahab itu adalah wali besar di Indonesia, seandainya seluruh wali di tanah Jawa memohon hujan dan Kiai Wahab tidak setuju maka tak jadi hujan”.

Padahal Kiai Ali sendiri sebenarnya akan dijodohkan dengan adik ipar Kiai Hamid tetapi setelah Kiai Hamid mengetahui niatan Kiai Wahab untuk mengambil Kiai Aly sebagai menantunya niat itu diurungkan. Tidak hanya itu, Kiai Hamid juga menuruh Kiai Aly untuk menanyakan soal itu kepada KH. Ma’sum Lasem, ayah KH. Ali Ma’shum mantan Rais Aam Syuriah PBNU. Namun demikian jawaban Kiai Ma’shum tidak jauh berbeda dengan Kiai Hamid. Beliau berdua mendorong Kiai Aly untuk menerima perjodohan itu. Alhasil Kiai Aly pun menikah dengan Mahfudhoh putri Kiai Wahab.

Dalam pernikahan ini sepertinya Kiai Wahab menitipkan bakat putrinya Nyai Mahfudhah di tangan Kiai Aly Ubaid. Terbukti sekalipun masa itu sangat sedikit perempuan berkiprah dalam politik tetapi Nyai Mahfudhoh seolah mewarisi darah politik ayahnya sehingga dikenal sebagai salah satu politisi perempuan yang diperhitungkan. Sepertinya Kiai Aly dan Nyai Mahfudhoh adalah pasangan yang saling mendukung dalam karir mereka berdua, bahkan hingga sekarang Nyai Mahfudhoh di usianya yang beranjak sepuh tetap menjadi tokoh yang dijadikan rujukan politik maupun organisasi Muslimat NU.

Sumber : Tambakberas, menelisik Sejarah memetik Uswah 

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

5 × two =