Cancel Preloader

Kisah Imam Imad Enchassi Pimpin Doa di Oklahoma Capitol AS

 Kisah Imam Imad Enchassi Pimpin Doa di Oklahoma Capitol AS

Imam Imad Enchassi

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM, Oklahoma – Imam senior dari Islamic Society of Greater Oklahoma City, Imad Enchassi mencatatkan sejarah baru di State Capitol negara bagian AS. Di mana ia mendapat undangan untuk memimpin doa di Oklahoma Capitol.

Undangan tersebut merupakan undangan langsung dari Senator Carri Hicks, D-Oklahoma City. Dalam laporan The Oklahoman, rencananya Enchassi akan memberikan doa pagi untuk Senat pada tanggal 29 dan 30 Maret mendatang.

Imam Enchassi menjelaskan undangan itu datang empat tahun setelah dia sebelumnya ditolak saat mengajukan program serupa ke DPR negara bagian tersebut.

“Saya memiliki perasaan campur aduk dalam arti bahwa itu adalah deja vu. Belum lama ini saya diminta untuk melayani sebagai pendeta/imam. Dan lamaran saya (dulu) ditolak,” kata Enchassi dilansir dari About Islam, Selasa (23/3/2021).

Ia menambahkan, pada saat yang sama, dirinya mengaku tak bisa menutupi rasa syukur dan gembira atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

“Saya berdebar gembira karena kami terus maju dan melewati rintangan ini dan mereka menginginkan saya kembali,” jelasnya.

Sementara itu Direktur Eksekutif dari Konferensi Gereja Oklahoma, Pendeta Shannon Fleck, menyambut baik kabar undangan Senat Oklahoman. Trhadap imam muslim untuk memimpin doa. Ia merasa senang mendengar berita tersebut.

“Sungguh luar biasa bahwa Senat Oklahoma mengakui dan menegaskan bahwa tidak semua Oklahomans beragama Kristen. Dan telah menawarkan kesempatan bagi pemimpin agama lain membuka doa,” ungkap Pendeta Shannon.

Menurutnya, kemajuan keragaman di negara bagian tersebut terlihat seperti cinta. Di mana ada kesadaran dan penegasan dari semua Oklahomans.

“Saya senang bahwa empat tahun setelah Dr. Enchassi ditolak kesempatan ini datang. Dia mampu melakukan apa yang dia lakukan yang terbaik, memimpin kita semua dalam doa yang penuh kasih,” jelasnya.

Romandhon MK

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

17 − eleven =