Kiai Said Difitnah Terima Amplop Pelicin, Ini Penjelasannya

 Kiai Said Difitnah Terima Amplop Pelicin, Ini Penjelasannya

Kiai Said Difitnah Terima Amplop Pelicin, Ini Penjelasannya


HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Baru baru ini viral di media sosial, potongan video singkat Ketua Umum PBNU, Kiai Said Aqil Siradj menerima amplop. Kabar yang beredar, amplop itu adalah uang pelicin. Namun setelah ditelusuri ternyata tuduhan yang dialamatkan ke Kiai Said adalah fitnah.

Hal ini disampaikan Gus Dewa dalam videonya berjudul Gus Dewa Menjawab yang melakukan tabayyun untuk mencari tahu kebenaran dari potongan video Kiai Said yang tersebar di media sosial tersebut.

Setelah melakukan tabayyun (klarifikasi), Gus Dewa menegaskan bahwa isu Kiai Said terima uang pelicin itu tidak benar alias hoaks. Dirinya telah melakukan tabayyun dengan menanyakan kebenaran isu tersebut kepada salah satu orang terdekat Kiai Said yang kini menjabat juga sebagai Ketua Pagar Nusa, Nabil Harun.

“Saya tanya ini gimana ada kabar gak enak tersebar ke masyarakat? Beliau menyampaikan itu pemberian biasa. Bahkan Kiai Said Aqil awalnya menolak pemberian itu,” kata Gus Dewa beberkan penjelasan Gus Nabil, dilansir Hidayatuna.com, dari akun Instagram @ala-nu, Kamis (27/8/2020).

Ia mengungkapkan bahwa pemberian itu dimaksudkan untuk pesantren At-Tsaqofah yang diasuh langsung oleh Kiai Said Aqil. “Kemudian saya tanyakan ke Gus Nabil, yo opo niku (bagaimana itu) Gus? Kata Gus Nabil itu pemberian biasa. Seperti seorang santri memberi ke kiainya,” jelas Gus Dewa.

“Kan biasa di adat kita, di tradisi kita, kalau ada santri datang ke kiai minta arahan, minta nasehat, kemudian sang santri memberi hadiah. Kalau coro (cara) di kita itu memberikan bisyarah kepada kiainya. Itu satu hal yang lumrah dan biasa,” tegasnya.

Gus Nabil, lanjutnya juga menjelaskan bahwa sang pemberi bisyarah itu adalah ketua PCNU Kota Medan. “Itu (yang memberikan bisyarah) dari ketua PCNU Kota Medan. Namanya pak Burhan,” ungkapnya.

Untuk itu, Gus Dewa mengingatkan agar jangan sampai berita hoaks itu digoreng kemana-mana, yang seakan-akan Kiai Said menerima pelicin, yang seakan-akan Kiai Said menerima sesuatu yang tidak baik.

“Dan alhamdulillah saya sendiri tabayyun ke temen saya yang Lirboyo (Gus Nabil) ini. Dan saya ucapakan sangat sangat terima kasih sekali. Ini melegakan bagi kita sebagai warga Nahdlatul Ulama, agar kita tidak mudah buruk sangka,” tandasnya.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

nineteen − four =