Khalifah Abu Bakar dalam Menegakkan Syariat Islam

 Khalifah Abu Bakar dalam Menegakkan Syariat Islam

Abu Bakar Assidiq menegakkan syariat Islam dengan ketegasan (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM – Abu Bakar Assidiq diangkat menjadi khalifah setelah Rasulullah Saw wafat. Dalam menegakkan syariat Islam, Abu Bakar dikenal sebagai pemimpin yang penuh ketegasan dan berwibawa.

Abu Bakar berupaya menjaga sunah Nabi dan syariat Islam. Hal ini sebagaimana yang dilakukan Sayyidina Abu Bakar saat memerangi orang-orang kikir yang enggan berzakat. 

Dikutip dari Republika.co.id, dalam kitab Sirah Sahabat, Syekh Muhammad Yusuf Al-Kandahlawy mengutip sejumlah hadis yang berkenaan dengan sikap Sayyidina Abu Bakar dalam menjaga syariat Islam.

Diceritakan bahwa Abu Hurairah berkata, “Setelah Rasulullah Saw meninggal dunia dan Abu Bakar menjadi khalifah sesudahnya. Maka banyak bangsa Arab yang menjadi kafir.”

Sayyidina Umar berkata, “Wahai Abu Bakar, bagaimana mungkin engkau akan memerangi orang-orang itu. Padahal Rasulullah Saw bersabda, ‘Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka mengucapkan la ilaha illallah. Dan siapa yang mengucapkan itu, maka harta dan jiwanya terlindungi kecali menurut haknya, dan hisabnya ada pada Allah.” 

Sayyidina Abu Bakar berkata, “Demi Allah, aku benar-benar akan memerangi orang yang memisahkan antara salat dengan zakat. Karena zakat merupakan hak harta. Demi Allah, andaikan mereka tidak mau menyerahkan seutas tali kepadaku, yang dulu mereka serahkan kepada Rasulullah Saw. Niscaya aku akan memerangi mereka.”

Sayyidina Umar berkata, “Demi Allah, menurut pendapatku. Hal ini terjadi karena Allah telah melapangkan dada Abu Bakar untuk berperang sehingga aku pun tahu bahwa memang dia benar.”

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

20 + 12 =