Kenapa Kita Mendapat Kemuliaan Membaca Maulid Nabi?

 Kenapa Kita Mendapat Kemuliaan Membaca Maulid Nabi?

Kemuliaan Maulid

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Semua umat Islam akan mendapatkan kemuliaan ketika mereka membaca uraian maulid Nabi Muhammad dan salawat.

Lantas apa yang membuat kita mendapatkan kemuliaan tersebut, sementara bacaan maulid Nabi dan salawat sendiri sejatinya memberikan penghormatan yang ditujukan kepada Nabi Muhammad?

Ulama pakar tafsir al-Qur’an, M. Quraish Shihab menjelaskan bahwa karena ibarat kata, kemuliaan Nabi Muhammad itu sudah berlebih-lebih. Dengan kata lain lanjut dia, Nabi Muhammad sudah mencapai puncak kemuliaan.

“Rasulullah sudah mencapai puncak kemuliaan, ketika membaca uraian maulid Beliau, maka kita ikut mendapatkan kemuliaan itu. Ibarat gelas yang penuh terisi air, jika terus diisi maka tumpahannya akan mengalir ke sekelilingnya,” ungkap Quraish Shihab dalam postingannya di akun Twitter resminya @quraishihab.

Dalam unggahan yang dikutip Hidayatuna, Sabtu (31/10/2020), Quraish Shihab menyemat rekaman audio MQS podcast-nya dalam pengajian bertemakan Maulid Nabi.

Ia menjelaskan semua uraian yang kita tangkap, kita uraikan, dan kita bicarakan menyangkut sosok siapapun, maka yang bersangkutan yang akan semakin terhormat.

“Tapi kalau Anda bicarakan Nabi Muhammad dia tidak tambah terhormat, gelasnya sudah penuh. Sehingga aromanya yang kita dapat,” jelas Quraish Shihab.

Ulama yang terkenal dengan Tafsir al-Misbah tersebut menambahkan, “Kita yang terhormat karena berbicara tentang Beliau (Nabi Muhammad),” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa uraian menyangkut maulid Nabi sangat banyak. Tapi kata Quraish Shihab, campur baur.

“Ada yang benar, ada yang salah. Ada yang dilebih-lebihkan, ada yang dikurangi. Nah ini kita harus pandai-pandai ini baca,” tandasnya.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

four × five =