Kenakan Hijab, Sameera Fazili Curi Perhatian Saat Konpers di Gedung Putih

 Kenakan Hijab, Sameera Fazili Curi Perhatian Saat Konpers di Gedung Putih

Ilustrasi/Hidayatuna

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Baru baru ini seorang perempuan muslim bernama Sameera Fazili berhasil mencuri perhatian publik Amerika Serikat (AS). Setelah dirinya di hadapan para wartawan memaparkan masalah ekonomi negera tersebut.

Hal ini lantaran untuk pertama kalinya dalam sejarah negeri Paman Sam, seorang perempuan dengan mengenakan hijab dipercaya untuk mewakili pemerintah AS menjawab persoalan ekonomi dalam konpers (konferensi pers) di Gedung Putih.

Sameera Fazili dipercaya oleh Presiden Joe Biden untuk menduduki posisi sebagai Wakil Direktur Dewan Ekonomi Nasional AS pada Januari 2021 lalu. Ia merupakan keturunan dari sepasang imigran asal wilayah Kashmir.

Menanggapi aksi Sameera Fazili ini, Kepala Dewan Hubungan Amerika-Islam, Nihad Awad mengatakan bahwa momen tersebut disebutnya sebagai momen yang sangat membanggakan umat muslim.

“Momen yang membanggakan. Sameera Fazili, wanita Muslim Amerika pertama yang menjawab dalam konpers di Gedung Putih,” tulis Awad melalui akun Twitternya dilansir dari About Islam, Selasa (2/3/2021).

Awad melanjutkan bahwa Sameera Fazili adalah wakil direktur Dewan Ekonomi Nasional. “Saya berharap pemerintah Prancis mendapat pelajaran tentang demokrasi dan menghormati keragaman,” sambungnya.

Sementara itu, akun resmi Wisconsin Muslim Civic Alliance juga turut mengomentari aksi yang dilakukan Sameera Fazili. Menurutnya, Sameera Fazili dianggap telah mencatatkan sejarah baru di Gedung Putih.

“Sejarah dibuat di Gedung Putih kemarin! Sameera Fazili menjadi anggota pertama dari dari Dewan Eksekutif yang berpidato di depan Korps Pers Gedung Putih selama konferensi pers Gedung Putih atas nama Pemerintah sambil dengan bangga mengenakan jilbabnya,” tulisnya.

Dalam pemerintahan Obama-Biden, Fazili menjabat sebagai penasihat kebijakan senior di Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih dan sebagai penasihat senior di Departemen Keuangan AS di bidang Keuangan Domestik dan Urusan Internasional.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

nineteen − 6 =