Kemenag Siap Sorong Usulan Pembentukan Badan Amal Sosial Kristen

 Kemenag Siap Sorong Usulan Pembentukan Badan Amal Sosial Kristen

Kemenag Siap Dukung Usulan Pembentukan Badan Amal Sosial Kristen (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Merespon usulan dari seorang tokoh gereja, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyatakan siap mendukung untuk membentuk sebuah badan amal sosial  Kristen (BASKI).

Yaqut mengaku sangat mendukung penuh atas usul tersebut dengan mengatakan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) siap untuk membentuk badan amal tersebut.

“Saya setuju dengan rencana tersebut. Kemenag akan mendukung. Kita akan bantu siapkan usulan prakarsa. Agar (keberadaan) lembaga ini dikuatkan dengan Perpres. Jadi SK nya dari Presiden, seperti BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) yang dimiliki umat muslim,” kata Yaqut, dilansir dari laman resmi Kemenag, Rabu (29/12/2021).

Yaqut menambahkan, badan amal semacam ini mesti dikelola dengan profesional dan transparan sehingga manfaatnya dapat terukur dan terasa bagi umat.

“Saya bahkan mendukung kalau lembaga semacam ini dimiliki masing-masing agama. Itu keren. Karena dana umat akan dikelola dengan transparan dan profesional, dan kembali dimanfaatkan untuk umat,” jelasnya.

Dirinya optimis, keberadaan Badan Amal Sosial ini akan memiliki daya ungkit ekonomi yang sangat baik. “Selain dapat membantu gereja-gereja, daya ungkit ekonominya juga sangat baik bagi masyarakat. Karenanya, kami dukung usulan ini,” ujar Yaqut.

Sebelumnya, para tokoh gereja yang dipimpin Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Pendeta Gomar Gultom menyampaikan usulan untuk membentuk BASKI.

“Kami yang hadir di sini, dari PGI, PGLII, PGPI, dan beberapa oraganisasi lain, mengusulkan untuk dibentuk Badan Amal Sosial Kristen Indonesia (BASKI). Kami berharap, BASKI ini dapat membantu teman-teman kita yang kekurangan dan membutuhkan,” ungkap Gomar Gultom.

Penginisiasi BASKI Saur Hasugian menambahkan, BASKI diharapkan dapat membantu keberlangsungan gereja, umat yang membutuhkan, maupun membantu masyarakat bila menghadapi kondisi tidak terduga.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *