Kazan Diusulkan sebagai Kota Cetakan Alquran Pertama di Dunia

 Kazan Diusulkan sebagai Kota Cetakan Alquran Pertama di Dunia

Kota cetakan Alquran (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Tehran – Presiden Tatarstan mengusulkan untuk mendeklarasikan Kazan, ibu kota Tatarstan sebagai kota Alquran pertama yang dicetak oleh umat Islam. Rustam Minnikhanov membuat pengumuman pada pertemuan Rusia-Islamic World Strategic Vision Group di Jeddah, Arab Saudi. 

Rustam Minnikhanov berinisiatif untuk menetapkan tahun 1803 sebagai tahun pencetakan Alquran oleh umat Islam untuk pertama kalinya. Serta memproklamirkan Kazan sebagai kota Alquran cetakan pertama di dunia Islam. 

Minnikhanov juga mengatakan bahwa tahun depan Tatarstan akan menandai peringatan 1.100 tahun adopsi Islam oleh Volga Bulgaria. Dia mencatat bahwa atas inisiatif Presiden Rusia Vladimir Putin, Rusia menjadi pengamat di Organisasi Kerjasama Islam pada tahun 2005. 

“Hari ini kita harus memanfaatkan potensi hubungan kita sebaik-baiknya. Kita harus bersama-sama meningkatkan efektivitas perang melawan terorisme dan bekerja sama dalam melindungi nilai-nilai moral tradisional. Merawat anggota masyarakat yang tidak terlindungi secara sosial dan minoritas nasional, memerangi alam dan manusia. Membuat bencana, dan bekerja sama dalam isu-isu ekologis,” kata layanan pers mengutip Minnikhanov. 

Kerja Sama Bangsa dan Agama

Kepala republik juga fokus pada contoh Tatarstan. “Model Tatarstan dari koeksistensi yang harmonis dan kerja sama bangsa dan agama ditunjukkan hari ini sebagai contoh pendekatan beradab yang masuk akal. Dalam masalah keamanan nasional dan strategi pembangunan masa depan Federasi Rusia,” katanya. 

Minnikhanov sedang dalam kunjungan ke Arab Saudi. Atas nama Presiden Federasi Rusia, ia mengepalai Kelompok Visi Strategis Dunia Islam-Rusia. 

Grup mengadakan pertemuan pada tanggal 24 November untuk membahas masalah kerjasama antara Federasi Rusia dan negara-negara Muslim. Khususnya Grup berencana untuk berbicara tentang perdagangan dan hubungan ekonomi, dialog antaragama, promosi dan perlindungan nilai-nilai budaya dan etika tradisional. 

Para anggota juga akan membahas prospek pengembangan dan pelaksanaan program bersama untuk mempromosikan gagasan keragaman budaya, spiritual dan agama di dunia modern. Serta memperkuat kerja sama regional. 

Kelompok Visi Strategis Dunia Islam-Rusia didirikan pada tahun 2006 di bawah kepemimpinan diplomat Rusia Yevgeny Primakov dan presiden pertama Tatarstan Mintimer Shaimiev. Setelah Federasi Rusia bergabung dengan Organisasi Kerjasama Islam sebagai pengamat. 

 

 

Sumber : 

https://iqna.ir/en/news/3476650/kazan-proposed-to-be-named-city-of-first-printed-quran-in-muslim-world

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

one × four =