Katib Aam Tegaskan Warga Nahdliyin Wajib Pakai Vaksin Halal

 Katib Aam Tegaskan Warga Nahdliyin Wajib Pakai Vaksin Halal

KB untuk laki-laki (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Jakarta — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kembali menegaskan bahwa vaksinasi harus menggunakan vaksin yang halal. Sesuai dengan koridor Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Hal itu disampaikan Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih periode 2021-2026, KH Ahmad Said Asrari. Ia juga menegaskan sikap PBNU terkait prioritas penggunaan vaksin halal.

Terkait itu, sebelumnya telah disampaikan Ketua Umum PBNU periode 2016-2021, KH Said Aqil Siroj.

“Sudah pasti (sikap) PBNU hal itu harus jelaskan, al-halalu bayyinun wal haramu bayyinun. Haram itu sesuatu yang harus jelas, halal juga. Kalau tidak jelas, itu menjadi perkara yang syubhat,” kata Said Asrari di Jakarta, dilansir Jumat (14/01/2022).

Selain itu, Kiai Asrari juga menegaskan untuk mewajibkan kepada seluruh warga Nahdliyin. Mereka wajib memilih menggunakan vaksin yang telah mendapatkan fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Karena sesuatu yang halal sudah jelas dan yang haram juga sudah jelas. Kalau ada yang halal, mengapa mesti pakai yang tidak halal? Kan itu berdosa,” jelasnya.

Kiai Asrari juga meminta seluruh warga Nadhlatul Ulama (NU) agar terus berupaya keras dalam mengknsumsi yang halal, bahkan berkualitas juga.

“Jadi, ukuran kita itu, semua warga NU berupaya keras dalam segala hal terutama apa yang dikonsumsi. Pasti mencari yang halal bahkan tidak sekadar halal kita ini berupaya untuk halal thayyiban, yang halal yang berkualitas ini pedoman kita,” ujarnya.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

four + three =