Kampung Muslim di Daratan Thailand.

 Kampung Muslim di Daratan Thailand.
Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM – Kerajaan Thailand adalah sebuah negara yang secara geografis terletak di antara benua Australia dan daratan utama Tiongkok. Kondisi geografis tersebut membuat  posisi Thailand relatif strategis dan mudah dijangkau untuk kegiatan perdagangan  maupun penyebaran agama.

Mayoritas penduduk Thailand beragama Budha aliran Theravada dimana Budha juga merupakan agama resmi negara. Sedangkan sebagian kecil lainnya memeluk agama Islam dan Konghucu.

Meskipun di Thailand  Islam merupakan agama minoritas yang populasinya kurang dari lima persen penduduk Thailand, namun Islam di Thailand merupakan minoritas yang berkembang cepat dan merupakan minoritas terbesar setelah Konghucu. Populasi Muslim di Thailand mayoritas berada di wilayah selatan yaitu di Provinsi Pattani, Yala dan Narathiwat ditambah dengan sebagian Satun dan Songkhla.

Di sekitar Laut Andaman, tepatnya di lepas pantai Thailand selatan, berdiri sebuah desa terapung dengan mayoritas penduduknya yang beragama Islam. Hal ini juga yang membuat Ko Panyi dikenal sebagai ‘Moslem Village’ atau Desa Muslim. Para wanita di pulau ini juga mengenakan hijab, seperti wanita Muslim pada umumnya.

Desa yang terletak di Provinsi Phang Nga, Thailand ini menjadi salah satu destinasi wisata populer di kawasan tersebut karena keindahannya dan juga lokasinya yang berada di tengah laut. Hal itulah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang ingin melihat secara langsung Desa Ko Panyi.

Selain cukup populer di kalangan wisatawan, Desa Ko Panyi ternyata memiliki asal-usul yang menarik untuk ditelusuri. Tepatnya pada abad ke-18, tiga keluarga Muslim yang berasal dari Pulau Jawa mengarungi lautan Thailand untuk menemukan wilayah yang kaya akan hasil laut.

Mereka pun menemukan Pulau Koh Panyee, hingga akhirnya mereka membangun sebuah desa di pulau tersebut yang sekarang dikenal dengan Ko Panyi. Kini, lebih dari 300 keluarga dan hampir 1.600 orang tinggal di pulau tersebut.

Penduduk kampung ini mula-mula sangat bergantung pada sektor perikanan. Namun belakangan biro-biro perjalanan membawa para pelancong dari Phuket untuk mampir ke Ko Panyi.

Sektor pariwisata terus dikembangkan, mulai sekedar kuliner hingga memanfaatkan Pulau Panyi yang indah untuk wisata panjat tebing. Berbagai souvenir juga dijual di sini. Ada pula pasar sebagai pusat perekonomian penduduk.

Untuk pendidikan anak-anak, sudah tersedia sekolah di sini. Bahkan, Kampung Ko Panyi juga memiliki lapangan sepak bola terapung dengan klub bola Panyee FC.

Selain itu, sebagai kampung berpenduduk mayoritas muslim di Thailand, Ko Panyi memiliki masjid untuk tempat ibadah warga. Masjid Panyi yang dibangun di atas air itu sangat menarik perhatian. Masjid berkubah emas itu bahkan dapat terlihat saat kapal yang mengangkut para wisatawan mendekati pulau.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

1 × five =