AmalanWawasan Islam

Kalian Harus Coba, Istinsyaq Saat Wudhu Bisa Bersihkan Virus

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Aktivitas istinsyaq saat wudhu bisa menjadi alternatif untuk dilakukan. Apalagi di tengah wabah virus Covid-19, setiap orang dituntut senantiasa menjaga kebersihan.

Perlu diketahui istinsyaq merupakan bagian dari kesunnahan berwudhu. Istinsyaq sendiri adalah aktivitas menghirup air ke dalam rongga hidung.

Ternyata kegiatan menghirup air ke dalam rongga hidung (istinsyaq) dalam kajian dunia medis memiliki banyak manfaat. Seperti halnya wudhu.

Salah satu manfaat yang didapat dengan istinsyaq adalah bisa membantu membersihkan bakteri dan virus. Virus atau bakteri tersebut misalkan yang ada di rongga hidung dan tenggorokan.

Orang orang di dunia medis, biasa menyebut aktivitas istinsyaq ini dengan sebutan nasal irrigation. Ialah sebuah aktivitas mencuci rongga hidung dari segala macam kotoran.

Sebagaimana diketahui, dalam kehidupan sehari hari, hidung manusia menjadi salah satu organ yang terus aktif. Hal ini dikarenakan hidung berfungsi untuk menghirup udara.

Tak terlalu mengejutkan ketika sering beraktivitas, biasanya tanpa kita sadari, hidung menghirup banyak debu dan bakteri. Debu dan bakteri itu kemudian bersarang di hidung sehingga menimbulkan berbagai penyakit.

Untuk itulah, aktivitas istinsyaq saat wudhu bisa membantu membersihkan sejumlah bakteri dan virus yang bersarang di hidung.

Salah seorang dokter di RSIA Kemang Medical Care, dr Bagas Wicaksono SpTHT-KL menjelaskan soal istinsyaq. Aktivitas menghirup air ke rongga hidung tersebut bisa membantu membersihkan kotoran.

“Itu bisa membantu mencuci semua kuman-kuman atau alergi yang kayak debu ataupun bakteri ataupun virus dari hidung. Cuma kalau dilakukan harus sampai ke belakang,” kata dr Bagas Wicaksono SpTHT-KL dikutip Hidayatuna.com, Ahad (27/9/2020).

Ia menambahkan, kita sudah membersihkan rongga hidung dari kuman sebanyak 15 kali. Jika aktivitas ini dilakukan lima kali dalam sehari.

Baca Juga :  Perempuan Berdaya Itu Bukan Aib

Kesehatan dan kebersihan rongga hidung tetap terjaga dan terhindar dari berbagai macam penyakit saluran pernapasan. Misalkan, influenza dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), termasuk juga virus.

Sementara itu, Dr Ade Hashman dalam bukunya yang berjudul Rahasia Kesehatan Rasulullah. Ia menjelaskan, istinsyaq atau menghirup air ke dalam hidung lalu dibuang kembali.

Ini merupakan suatu perbuatan yang mungkin tidak akan pernah dilakukan orang (apalagi secara rutin), kecuali jika ia berwudhu.

Mengutip pernyataan ahli bedah tumor, Dr Bahar Azwar, SP.B.Onk, Ade menjelaskan. Jika terdapat tumor yang letaknya tersembunyi di dalam hidung maka aliran air di dalam hidung yang menyapu area nasofaring tersebut akan menimbulkan pendarahan.

Dengan demikian, kegiatan ini merupakan deteksi dini bagi penderita tumor di daerah nasofaring.

Struktur jalan nafas melalui hidung merupakan basis pertahanan pertama pernapasan dan merupakan wilayah yang terbuka langsung dengan dunia luar.

Dalam rongga hidung juga dihuni banyak kuman, seperti streptoccus, pneumonia, neisseria, dan hermophilus sp, sehinga di samping saluran pencernaan, saluran pernapasan merupakan pintu masuk yang sangat mudah bagi banyak penyakit infeksi.

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close