Jemaah Haji Indonesia Dilarang Keras Membawa Air Zamzam

 Jemaah Haji Indonesia Dilarang Keras Membawa Air Zamzam

Jemaah Haji Indonesia Dilarang Keras Membawa Air Zamzam (Ilust/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Larangan keras diberlakukan kepada seluruh jemaah haji Indonesia untuk tidak membawa air zamzam.

Jika kedapatan membawa air zamzam di koper bagasi maka akan ditarik paksa.

Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab menyebut menyusul masih ditemukannya koper bagasi jemaah yang berisi air zamzam dengan berbagai kemasan saat dilakukan proses X-Ray di gudang pemeriksaan menjadi warning tersendiri.

“Koper bagasi jemaah akan ditimbang terlebih dahulu pada dua hari sebelum jadwal keberangkatan untuk kemudian dibawa ke gudang pemeriksaan. Berat maksimal koper bagasi adalah 32 kg,” ungkap Mujab dalam siaran pers Kemenag dikutip Senin (1/7/2024).

Ia menambahkan, koper yang sudah ditimbang dan sesuai ketentuan, dibawa ke gudang untuk dilakukan proses pemeriksaan X-Ray.

Pemeriksaan guna memastikan tidak ada barang yang dilarang dalam regulasi penerbangan yang masuk dalam koper bagasi jemaah.

“Sepekan proses pemulangan, masih banyak koper bagasi jemaah yang ditemukan membawa air zamzam. Akibarnya, koper-koper tersebut dibongkar di gudang pemeriksaan, untuk dikeluarkan air zamzamnya,” sambungnya.

Untuk itu dirinya berpesan kepada seluruh jemaah haji untuk tidak memaksakan diri dengan menyelundupkan air zamzam dalam koper.

“Jadi kami pesan sekali lagi, jemaah dilarang memasukkan air zamzam dalam koper bagasi. Sebab, jika terindikasi ada, maka koper bagasi itu akan dibongkar,” jelasnya.

Menurutnya, air zamzam sangatlah mudah untuk dideteksi oleh pihak X-Ray. Karenanya jemaah diminta tak perlu membawa air zamzam.

Ia menambahkan, para jemaah akan mendapatkan air zamzam nanti setibanya di Indonesia.

“Setiap jemaah akan mendapatkan lima liter Air zamzam dalam kemasan galon yang akan dibagikan setibanya di Asrama Haji di Indonesia,” ujar Mujab. []

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *