Jawaban Syekh Abdullah Sirâjiddîn Pada Perempuan yang Bermimpi Rasulullah

 Jawaban Syekh Abdullah Sirâjiddîn Pada Perempuan yang Bermimpi Rasulullah

Meneladani Jihad Ilmu Rasulullah (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM – Suatu hari, Syekh Abdullah Sirâjiddîn ditanya mengenai seorang perempuan yang mengaku berjumpa Rasulullah ﷺ . Dia menukil dari beliau ﷺ beberapa perkara, diantaranya: perempuan itu bermimpi melihat Rasulullah ﷺ.

Lalu Ia berkata pada beliau bahwa Ia adalah Ibu susuan beliau ﷺ. Sedangkan Rasulullah ﷺ berkata padanya: Anda adalah Ibuku dan beliau melarang perempuan itu untuk membaca salawat Nabi ﷺ karena Ia adalah ibunya.

Syekh Abdullah menjawab, Allah telah firman:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Karenanya, anggapan perempuan itu bathil karena menyalahi nash agama.

Lalu, si penanya melanjutkan, diantara perkara yang dikatakan perempuan itu: Makanan ini adalah tajalli Allah dengan nama Adh-Dhârr sehingga kalian jangan mengkonsumsinya. Sedangkan makanan itu adalah tajalli Allah dengan nama al-Nâfi’, akan bermanfaat pada siapapun yang mengkonsumsinya. Dan sebagainya.

Syekh Abdullah pun bertanya tentang kondisi keagamaan perempuan itu. Lalu salah seorang ustaz menjawab: Dia itu perempuan yang shalihah, rajin ibadah, dan bertakwa. Ia tidak keluar rumah kecuali jarang sekali.

Syekh Abdullah lalu menjawab, “Selagi perkataannya itu sesuai syariat, maka diterima. Namun, jika tak sesuai, kita tinggalkan untuk dirinya sendiri karena jika dia termasuk ahli jadzab. Maka keadaan itu untuk dirinya sendiri, bukan untuk kita lakukan. Wallahu’ alam.

Nur Hasim

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *