Cancel Preloader

Inilah 4 Hal yang Perlu Dilakukan Saat Mendengar Azan

 Inilah 4 Hal yang Perlu Dilakukan Saat Mendengar Azan

Azan Untuk Panggilan Salat (Ilust/Hidayatuna)

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM – Dalam sehari kita bisa mendengar azan sebanyak lima kali sebagai penanda datangnya waktu salat wajib. Di saat azan berkumandang, maka kita dianjurkan untuk menghentikan segala aktivitas dan bersiap melaksankan ibadah salat. Kita ketahui bersama bahwa salat yang baik adalah salat yang tepat waktu.

Bahkan pahalanya bisa lebih dari pahala ketika berbakti kepada kedua orang tua dan pahala saat sedang jihad. Dengan begitu, usahakanlah setelah mendengar azan agar bergegas mengambil air wudu.

Namun sebelum menjalankan salat, yakni pada saat azan juga ada beberapa hal yang harus kita lakukan sebagai bagian dari ajaran Islam yang patut untuk kita terapkan secara baik. Sebab dengan menerapannya, ada banyak kebaikan yang bisa diperoleh.

Lalu, apa saja yang harus kita lakukan saat mendengar azan?

Dengarkanlah dengan Perhatian Secara Penuh

Dalam sunah, kita dianjurkan untuk mendengarkan dengan penuh perhatian saat azan sedang berkumandang. Dengarkanlah setiap kalimat yang diucapkan oleh muazin dengan pengeras suara, lalu kita juga harus menjawab azan tersebut.

Saat muazin mengatakan “Hayya ‘ala-salah” dan “Hayya ‘alal falah”, maka kita harus menjawabnya dengan “La hawla wa la quwwata illa billah”. Hal ini pun juga sesuai dengan sabda Nabi saw:

Ketika Anda mendengar azan, ulangi apa yang dikatakan muazin”.

Memintakan Berkat Untuk Nabi Muhammad Saw

Ketika kita mendengar azan berkumandang, maka jangan lupa memintakan berkat untuk Nabi Muhammad saw. Sebagaimana Nabi saw pernah bersabda:

Ketika Anda mendengar muazin menyerukan doa, ulangilah kata-katanya lalu minta berkah Allah atas saya, karena orang yang meminta berkah Allah pada saya satu kali akan dihargai sepuluh berkah oleh Allah”.

Untuk memintakan berkah tersebut, kita bisa membaca salawat sebagai berikut:

Allahumma salli ala Muammadin wa ali Muhammadin, kama sallayta ala Ibrahima wa ala ali Ibrahima  innaka hameedun majeed. Allahumma barik ala Muhammadin wa aali Muhammadin kana barakta ala Ibrahima wa ala aali Ibrahima innaka hameedun majeed.”

Berdoalah Saat Mendengar Azan

Ketika mendengar azan, maka kita dianjurkan untuk berdoa agar bisa mendapatkan syafaat dari Nabi saw di hari kiamat kelak. Hal  ini sebagaimana sabda Nabi saw:

Barangsiapa yang berucap ketika mendengar panggilan (azan): Ya Allah, Tuhan pemilik panggilan sempurna dan pemilik salat yang didirikan ini, anugerahilah Muhammad wasilah (tempat yang luhur) dan fadilah (keutamaan), bangkitkanlah dia pada kedudukan yang terpuji sebagaimana yang telah Engkau janjikan, maka ia (orang yang membacanya) akan mendapatkan syafaat di hari kiamat”.

Berdoa di Antara Azan dan Iqamah

Kita pasti memiliki doa-doa yang selalu dipanjatkan kepada Allah SWT. Namun, agar doa tersebut cepat terkabul, maka haruslah menemukan waktu yang tepat untuk menyampaikan doa tersebut. Waktu itu adalah di antara azan dan iqamah.

Bahkan diketahui juga bahwa permohonan yang kita sampaikan di antara azan dan iqamah, maka permohonan tersebut tidak akan ditolak. Oleh karena itu, jangan sia-siakan kesempatan ini dengan tetap sibuk pada aktivitas maupun pekerjaan.

Dengarkanlah azan secara saksama dan panjatkan doa kita setelah azan selesai dikumandangkan. Insyaallah Allah SWT akan mendengar dan mengabulkan doa yang kita panjatkan.

Dengan begitu, azan bukanlah sekedar seruan untuk mengajak umat Islam agar segera menunaikan ibadah salat wajib. Tetapi saat azan dikumandangkan juga ada beberapa hal yang sebaiknya kita lakukan untuk mendapatkan berbagai kebaikan. Sehingga, hentikanlah sejenak aktivitas kita untuk mendengarkan azan dan bersegeralah melaksanakan salat.

Widya Resti Oktaviana

Widya Resti Oktaviana

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

5 × 1 =