Indonesia Teken Kerjasama Industri Halal dengan Korsel

 Indonesia Teken Kerjasama Industri Halal dengan Korsel

Indonesia Teken Kerjasama Industri Halal dengan Korsel (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Jakarta — Kepala Badan Penjamin Jaminan Produk Halal (BPJPH) Muhammad Aqil Irham menyambut hangat kunjungan Kepala Pusat Busan Indonesia Center (BIC) Korea Selatan Kim Soo-il. Kunjungan Sekjen Tourism Promotion Organization (TPO) for Asia-Pacific Cities ini menandai kerjasama industri halal dengan pemerintah RI.

Pada kesempatan itu, turut hadir pula kepala Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) Sapta Nirwandar. Kunjungan ini merupakan upaya membangun kerja sama dengan pemerintah Korea Selatan mengenai industri halal dengan Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, (10/11/2021) sebagaimana yang diungkapkan Kim adalah kunjungannya untuk menjajaki kerja sama Jaminan Produk Halal (JPH) dengan Indonesia.

“Korea selama ini memiliki perhatian serius untuk mengembangkan industri halal. Produk halal yang dihasilkan juga dikirim ke berbagai negara. Khususnya ke negara-negara anggota OIC, termasuk Indonesia,” ungkapnya.

Dalam upaya pengembangan industri halal, Kim Soo-il berharap, BPJPH selaku pihak yang memiliki otoritas dalam penyelenggaraan Jaminan Produk Halal di Indonesia dapat memberikan dukungan dan kemudahan khususnya terkait sertifikasi produk halal Korea.

Apresiasi Pemerintah atas Jalinan Kerjasama

Muhammad Aqil Irham juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan pemerintah Korsel menunjuk Indonesia sebagai salah satu mitra kerja sama dalam membangun industri halal.

“Kami berterima kasih dan sangat mengapresiasi atas telah tumbuhnya kesadaran. Untuk mengembangkan industri halal di Korea,” ungkapnya dilansir dari laman resmi Kemenag, Kamis (11/11/2021).

“Kebutuhan eksportir produk halal Korea tinggi, namun negara tidak mengurus hal ini. Maka perlu dicari alternatif-alternatif langkah untuk mencari solusi,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa Indonesia dapat berperan aktif dalam pengembangan industri halal di Korea. Ia berharap inisiasi kerja sama Jaminan Produk Halal yang disampaikan tersebut dapat segera terlaksana sesuai dengan regulasi JPH yang ada.

Aqil Irham yakin, sinergi jaminan produk halal antara Korea Selatan dan Indonesia dapat semakin memperkuat jalinan kerja sama kedua negara. “Dan satu hal yang tak kalah penting adalah bahwa kerja sama produk halal ini nantinya harus dilaksanakan dengan prinsip saling menguntungkan,” imbuh Aqil Irham.

Pada pertemuan yang berlangsung hangat, Kepala BPJPH juga menerima cendera mata berupa beberapa buku hasil riset di bidang halal yang ditulis oleh Sapta Nirwandar.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

fifteen + five =