Cancel Preloader

Hati-hati dengan Mimpi, Setan Bisa Mengaku Nabi?

 Hati-hati dengan Mimpi, Setan Bisa Mengaku Nabi?

Ilustrasi/Hidayatuna

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM – Apakah benar setan tidak bisa menyerupai dan mengaku nabi? Atau ada kemungkinan setan berani mengaku sebagai Rasulullah Saw, tanpa (tidak bisa) menyerupai wujud fisik beliau?

Sejak jaman dulu hingga sekarang, di kehidupan nyata ada saja manusia yang mengaku sebagai nabi bahkan Tuhan. Firaun mengaku sebagai tuhan, Musailamah mengaku sebagai nabi. Begitupun era belakangan ini, seorang manusia biasa mengaku sebagai nabi.

Setan bisa saja menyerupai dan mengaku nabi. Tidak hanya saat mimpi, bahkan dalam keadaan terjaga pun setan bisa menjumpai seseorang dan mengaku-aku dirinya Rasulullah Saw. Orang awam yang tidak mengerti sifat-sifat nabi, tidak mengerti ajaran Islam secara mendalam, bisa saja tertipu oleh setan yang mengaku dan menyerupai Rasulullah Saw.

Bisa jadi setan akan menampakkan diri sebagai orang yang berwibawa dan bercahaya, lalu orang awam percaya bahwa itu adalah Rasulullah Saw. Sebab dia tidak pernah berjumpa langsung dengan beliau Saw. Berbeda dengan para sahabat RA yang pernah berjumpa langsung dengan Rasulullah Saw.

Ibnu Taimiyah mengatakan jika ada orang (bukan sahabat nabi) mengaku bertemu Rasulullah SAW dengan ciri-ciri yang tidak sesuai yang dikabarkan dalam hadis-hadis sahih. Maka yang dilihatnya itu adalah setan yang berdusta. Ibnu Taimiyah mengatakan:

أن هذه الصورة كذب ، وهي من الشيطان

Artinya: Setan berani mengaku sebagai Rasulullah SAW dalam mimpi seseorang.

Berhati-hatilah ketika mimpi bertemu Rasulullah Saw. karena kita tidak pernah bertemu dengan beliau. Bisa saja mimpi itu berasal dari setan yang menyerupai Rasulullah, atau memang benar itu dari Allah SWT.

Redaksi

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

seventeen − 14 =