Hamas Kecam Penyiksaan di Luar Peraturan Israel terhadap Palestina

 Hamas Kecam Penyiksaan di Luar Peraturan Israel terhadap Palestina

Hamas Peringatkan Rezim Israel tentang Pelanggaran Al-Aqsa di Bulan Ramadhan (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM – Hamas mengungkapkan bahwa rezim Zionis menggunakan penyiksaan di luar peraturan terhadap tahanan Palestina.

“Hari ini harus digunakan untuk mengungkap kejahatan penyiksaan yang dilakukan Israel terhadap tahanan Palestina di dalam penjaranya,” kata organisasi itu.

“Orang-orang di seluruh dunia berpikir bahwa penyiksaan dilakukan pada tahanan hanya selama interogasi mereka. Tetapi di dalam penjara Israel, orang-orang Palestina menanggung semua bentuk penyiksaan fisik, psikologis dan verbal dari saat mereka ditahan hingga saat mereka dibebaskan. Ini tidak konvensional, untuk sedikitnya,” jelas Hamas.

Pihak Israel, imbuh organisasi itu, tidak membedakan antara tahanan: anak-anak, pemuda, orang tua, dan wanita semuanya diperlakukan sama buruknya. Apalagi perempuan juga mengalami “kekerasan seksual” yang berupa penyiksaan.

Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, mengomentari hal ini. “Pengamatan PBB pada hari ini adalah kesempatan untuk mengungkap penyiksaan pendudukan Zionis terhadap tahanan Palestina. Pada hari ini, semua pihak harus menjelaskan penderitaan yang terus berlanjut akibat kebijakan brutal pendudukan dan praktik bentuk terburuk penyiksaan psikologis dan fisik terhadap rakyat Palestina kami,” paparnya.

Hamas menegaskan kembali bahwa Israel menggunakan berbagai jenis penyiksaan terhadap tahanan Palestina, “terutama anak-anak, wanita dan orang sakit.”

Ia menekankan bahwa, “Kejahatan keji ini melanggar semua konvensi dan hukum internasional. Penyiksaan sistematis Israel terhadap tahanan Palestina telah menyebabkan banyak orang menderita penyakit kronis, cacat permanen dan penderitaan psikologis dan fisik yang berkelanjutan. Lusinan orang terbunuh saat disiksa.”

Klub Tahanan Palestina dan Hamas bersikeras bahwa para pelaku kejahatan Israel harus dibawa ke pengadilan. “Pelanggaran terhadap semua tahanan Palestina harus diakhiri hari ini,” tambah mereka. Sebagai tahanan politik, “Mereka harus segera dibebaskan.”

 

 

 

Sumber: Monitor Timur Tengah/IQNA

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *