Haidar Bagir: Ulama Punya Tanggung Jawab Moral Ingatkan Penguasa

 Haidar Bagir: Ulama Punya Tanggung Jawab Moral Ingatkan Penguasa

Haidar Bagir (Ilustrasi/Hidayatuna)

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Intelektual Islam Indonesia, Haidar Bagir menjelaskan bahwa seorang ulama memiliki tanggung jawab moral untuk senantiasa mengingatkan penguasa agar tidak lalim.

Hal itu ia sampaikan Haidar Bagir melalui unggahan di akun Twitter pribadinya @Haidar_Bagir.

Dalam pernyataannya itu, Haidar Bagir membeberkan kasus pemenjaraan yang dialami ulama besar yakni Imam Hanbali.

Secara posisi waktu, sosok Imam Hambali bukanlah partisan politik. Ia seorang alim yang terkenal dengan kebijaksanaanya.

Namun pada praktiknya ia pernah mendapat perlakuan yang tak sepantasnya hingga sampai dipenjara oleh penguasa.

Tak hanya dipenjara, Imam Hanbali juga mendapat perlakuan berupa siksaan kala itu.

“Imam Ahmad bin Hanbal, seorang ‘alim Imam Mazhab Hanbali, yang otherwise non-politis, pernah dipenjara penguasa dan disiksa di zaman mihnah/inkuisisi atas kelompok-kelompok anti Mu’tazilah,” ujar Haidar Bagir dikutip Hidayatuna.com, Jumat (9/10/2020).

Dirinya sepakat bahwa ulama memang sebaiknya tidak ikut main politik atau berpolitik.

Meski demikian, dari aspek lain ulama punya tanggung jawab moral untuk selalu mengingatkan penguasa. “Saya percaya ulama sebaiknya tak main politik, tapi ulama juga punya tanggung jawab moral mengingatkan penguasa,” tegasnya. (Hidayatuna/Mk)

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

seventeen − 10 =