Gus Mus: Menahan Amarah dan Memaafkan, Akhlak Orang Bertakwa

 Gus Mus: Menahan Amarah dan Memaafkan, Akhlak Orang Bertakwa

Gus Mus (Ilustrasi/Hidayatuna)

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Kiai Haji Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus menjelaskan salah satu ciri akhlak dari orang-orang yang bertakwa. Menurut ulama kharismatik dan juga pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah ini adalah menahan amarah dan memaafkan.

Menurutnya dua sikap ini jika mampu diterapkan oleh seorang muslim, maka ia masuk golongan orang orang yang bertakwa.

Hal itu disampaikan Gus Mus melalui unggahannya di akun Facebook pribadinya. Ia menjelaskan tentang keutamaan seorang muslim yang mampu menahan amarah dan sikap memaafkan.

Dalam unggahannya Gus Mus mendoakan kepada suluruh umat muslim agar senantiasa diberkahi dan diberikan kekuatan lahir batin dalam menjalani kehidupan di masa pandemi covid yang sedang terjadi saat ini.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi. Semoga Allah memberkahi Jum’at kita dan memberi kita kekuatan lahir-batin untuk menjalani kehidupan di masa pandemi ini,” tulis Gus Mus dikutip Jumat (21/5/2021).

“Jumat Call: Menahan amarah dan memaafkan orang adalah bagian dari akhlak orang-orang yang bertakwa,” sambungnya.

Sebagai informasi, setiap hari Jumat, Gus Mus secara rutin menuliskan mutiara mutiara hikmah di semua akun media sosial miliknya. Dalam unggahannya, Gus Mus memberikan nasihat nasihat bijak kepada umat muslim di Indonesia.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

eight − one =