Cancel Preloader

Ganti Ucapan ‘Seandainya’ dengan ‘Qadarullah’, Ikuti Tuntunan Rasulullah

 Ganti Ucapan ‘Seandainya’ dengan ‘Qadarullah’, Ikuti Tuntunan Rasulullah

Ilustrasi/Hidayatuna

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM – Membiasakan menggunakan ucapan ‘seandainya’ sebaiknya dihindari. Anda bisa ganti dengan ‘qadarullah’. Hal ini sesuai tuntunan Rasulullah Saw.

Berandai-andai tidak dianjurkan dalam Islam. Rasulullah SAW melarang manusia mengucapkan, seandainya begini, dan seandainya begitu.

Hendaknya seorang Muslim menerima takdir yang telah ditetapkan pada dirinya, kemudian mengatakan, “Qadarullah wa ma sya’a fa’al”.

Sebagaimana hadi Rasulullah SAW berikut ini:

 عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم الْمُؤْمِنُ القَوِيُّ، خَيْرٌ وَأَحَبُّ إلى اللهِ مِنَ المُؤْمِنِ الضَّعِيفِ، وفي كُلٍّ خَيْرٌ احْرِصْ علَى ما يَنْفَعُكَ، وَاسْتَعِنْ باللَّهِ وَلَا تَعْجَزْ، وإنْ أَصَابَكَ شيءٌ، فلا تَقُلْ لو أَنِّي فَعَلْتُ كانَ كَذَا وَكَذَا، وَلَكِنْ قُلْ قَدَرُ اللهِ وَما شَاءَ فَعَلَ، فإنَّ لو تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ

“Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah SWT daripada mukmin yang lemah. Namun, keduanya tetap memiliki kebaikan. Bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu. Minta tolonglah pada Allah, jangan engkau lemah.

Jika engkau tertimpa suatu musibah, maka janganlah engkau katakan: ‘Seandainya aku lakukan demikian dan demikian’. Akan tetapi hendaklah kau katakan: ‘Ini sudah jadi takdir Allah. Setiap apa yang telah dia kehendaki pasti terjadi’. Karena perkataan law (seandainya) dapat membuka pintu setan” (HR Muslim).

Bagaimana, sudah siap membiasakan diri untuk ganti ucapan ‘seandainya’ dengan ‘qadarullah’ sesuai tuntunan Rasulullah?

Redaksi

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

eight + twenty =