Fadilah Luar Biasa Sayyidul Istighfar, Raja Segala Istighfar

 Fadilah Luar Biasa Sayyidul Istighfar, Raja Segala Istighfar

Fadilah Luar Biasa Sayyidul Istighfar, Raja Segala Istighfar

HIDAYATUNA.COM – Dalam kitab Dalilul Falihin Syarh Riyadhus Sholihin disebutkan bahwa Istighfar ini dinamakan Sayyidul Istighfar atau Rajanya Istighfar karena dalam istighfar ini terkumpul seluruh makna-makna taubat

Bacaan Sayyidul Istighfar adalah sebagai berikut :

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلٰـهَ إِلَّا أَنْت خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ. مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ

Allohumma Anta Robbi Laa ilaaha illa Anta Kholaqtani Wa Ana ‘Abduka Wa Ana ‘Ala ‘Ahdika Wa Wa’dika Mastadho’tu Wa A’udzhubika Min Syarri Ma Shona’tu. Ibuu-u Laka Bini’matika ‘Alayya Wa Abuu-u Bidzanbi Faghfirli Fainnahu Laa Yaghfirudzunuba illa Anta

Artinya :Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau

Fadilah Luar Biasa Membaca Sayyidul Istighfar

Rasulullah SAW bersabda yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari :

وَمَنْ قَالَهَا مِنَ النَّهَارِ مُوقِنًا بِهَا ، فَمَاتَ مِنْ يَوْمِهِ قَبْلَ أَنْ يُمْسِىَ ، فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ ، وَمَنْ قَالَهَا مِنَ اللَّيْلِ وَهْوَ مُوقِنٌ بِهَا ، فَمَاتَ قَبْلَ أَنْ يُصْبِحَ ، فَهْوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ»

“Siapapun yang membaca Sayyidul Istighfar di waktu siang dengan hati yakin, dan di siang tersebut ia wafat sebelum masuk waktu maghrib, maka dia termasuk penghuni surga. Siapapun yang membaca Sayyidul Istighfar di waktu malam, dengan hati yakin akan pahala Sayyidul Istighfar, dan dia wafat sebelum masuk waktu subuh maka dia termasuk penghuni surga.”

Terdapat hadis lain dengan redaksi lain yang hampir mirip, terdapat dalam Musnad Ahmad, Rasulullah SAW bersabda :

إِنْ قَالَهَا بَعْدَمَا يُصْبِحُ مُوقِنًا بِهَا ثُمَّ مَاتَ كَانَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ وَإِنْ قَالَهَا بَعْدَمَا يُمْسِي مُوقِنًا بِهَا ثُمَّ مَاتَ كَانَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ

“Jika dia mengatakannya pada waktu pagi hari dalam keadaan yakin dengan-Nya, lalu dia mati maka dia termasuk dari penduduk surga. Jika dia membacanya pada waktu sore dalam keadaan yakin, lalu dia mati maka dia termasuk dari penduduk surga.”

Sekian, semoga kita dapat meng-istiqomahkan diri untuk rutin membaca Sayyidul Istighfar ini minimal dua kali dalam sehari yaitu pada pagi dan sore hari. Insyaallah akan mendapatkan jaminan surga dari Allah SWT. Amiin

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

14 − seven =