Dua Pesan Gus Solah Untuk Para Santri

 Dua Pesan Gus Solah Untuk Para Santri

Martapura: Kota Santri Penghasil Intan Terbesar (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, (alm) KH Salahuddin Wahid atau Gus Solah pernah memberikan dua pesan khusus kepada para santri.

Pesan yang pertama adalah santri harus bisa mengimplementasikan ajaran-ajaran Islam di pesantren dalam kehidupan sehari-hari. Baik yang masih tinggal di pesantren maupun yang sudah pulang.

“Jadilah santri yang baik, santri yang dapat menerapkan ilmunya di pesantren di dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Gus Solah, dikutip dari akun Instagram @galeri_maha, Sabtu (17/12).

Menurut beliau, yang dimaksudkan santri yang baik adalah santri yang mampu menjalankan perintah agama, baik melaksanakan ibadah mahdhah, tetapi juga tidak meninggalkan akhlak yang baik.

Hal ini, Gus Solah menekankan bahwa santri harus menjadi individu yang memiliki kebermanfaatan bagi masyarakat.

“Menjadi manusia yang baik. Jadi manusia yang berguna bagi orang banyak,” ungkapnya.

Pesan yang kedua, santri harus mencari ilmu agama secara tulus karena Allah Swt., bukan karena ingin mencari kekayaan, kedudukan dan popularitas.

“Yang kedua jangan belajar agama dengan tujuan untuk mencari harta mencari kedudukan atau menjadi orang terkenal. Itu tidak boleh,” jelasnya. []

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *