Doa Nabi Ibrahim untuk Makkah

 Doa Nabi Ibrahim untuk Makkah

Kumpul-kumpul Bersama untuk Berdoa (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM – Ada doa Nabi Ibrahim berkaitan dengan Makkah. Doa ini terdapat pada surat Ibrahim ayat 35:

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَٰذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ

“Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Makkah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.

Pada ayat tersebut, Nabi Ibrahim memohon kepada Allah agar menjadikan Makkah sebagai negeri yang aman. Maksudnya terciptanya keamanan di Makkah dirasakan oleh penduduknya.

Terbukti hingga saat ini Makkah adalah sebuah kota yang sangat kondusif. Di mana penduduk kota tersebut juga memiliki tingkat kesejahteraan yang tinggi serta tercukupi segala kebutuhannya.

Bahkan pada masa menjelang kelahiran Nabi Muhammad, Makkah pernah diinvasi tentara Abrahah. Namun invasi dengan tujuan menghancurkan kabah itu gagal total.

Hal tersebut ditujukan agar Allah menjaga keamanan kota Makkah dengan mengirimkan burung-burung ababil yang membawa batu dari neraka. Makkah sebuah wilayah yang dulunya tandus kini menjadi kota yang sejahtera, penuh dengan buah-buahan, dan melimpahnya air.

Akan tetapi apakah Makkah itu sudah ditetapkan sebagai kota yang aman sejahtera, suci, terlindungi sebelum doa Nabi Ibrahim atau setelah nabi Ibrahim berdoa?

Ustadz Dr Syahrullah menjelaskan ada tiga pandangan ulama berkaitan dengan hal ini. Pendapat pertama mengatakan bahwa kota Makkah itu suci selamanya dari awal sampai akhir.

Jadi Makkah sudah ditetapkan sebagai kota yang aman, suci, terlindungi bahkan sebelum Nabi Ibrahim memanjatkan doa sebagaimana yang tertulis pada surat Ibrahim ayat 35. Pendapat ini berlandaskan pada hadits:

إِنَّ هَذَا الْبَلَدَ حَرَّمَهُ اللَّهُ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ فَهُوَ حَرَامٌ بِحُرْمَةِ اللَّهِ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ

“Sesungguhnya kota ini, Allah telah memuliakannya pada hari penciptaan langit dan bumi. Dia adalah kota suci dengan dasar kemuliaan yang Allah tetapkan sampai hari Kiamat.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *