Datangi Dubes Kanada, MUI Ajak Perangi Islamofobia

 Datangi Dubes Kanada, MUI Ajak Perangi Islamofobia

Islamofobia di Kanada (Ilustrasi/Hidayatuna)

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Setelah tragedi pembunuhan terhadap satu keluarga muslim, kasus Islamofobia mendapat sorotan banyak pihak. Salah satunya datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dalam kesempatan menyambangi kediaman Duta Besar Kanada untuk Indonesia, Cameron Mackay, MUI mengajak untuk memerangi Islamofobia yang semakin mengkhawatirkan. Selain itu, MUI juga menyampaikan belasungkawa.

Ketua MUI, Sudarnoto Abdul Hakim menjelaskan bahwa kedatangannya untuk membahas peristiwa pembunuhan keluarga muslim di Kanada. Di mana dalam kasus tersebut pelaku adalah seorang anti-Islam.

“Kami menyampaikan surat yang berisi ucapan belasungkawa atas meninggalnya keluarga muslim di Kanada dalam insiden tersebut,” kata Sudarnoto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/6/2021).

Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah Kanada yang tegas mengutuk tindakan kejahatan berbasis kebencian terhadap Islam atau Islamofobia.

“Surat tersebut berisi usulan langkah-langkah penting yang dapat dilakukan secara bersama untuk melawan Islamofobia,” sambungnya.

Oleh karena itu, lanjut Sudarnoto, MUI mengaku mendorong program kerja sama Indonesia-Kanada antara lain dialog antar agama. Menurutnya hal itu penting dalam memerangi Islamofobia.

Sementara itu, Dubes Kanada untuk Indonesia, Cameron menyambut baik pertemuan tersebut. Ia mengaku berterimakasih atas dukungan moril yang diberikan oleh MUI.

“Pemerintah dan masyarakat Kanada benar-benar mengalami shock serta duka yang sangat mendalam atas peristiwa keji yang terjadi dan memalukan ini,” ujar Cameron.

Dia menjelaskan Kanada merupakan negara yang multi etnik dan agama. Selain itu juga menjunjung tinggi nilai toleransi, menghargai perbedaan dan membangun kebersamaan.

Pembunuhan yang terjadi, kata Cameron, bukan sekadar teror biasa. Tetapi merupakan tindakan anti terhadap Islam dan umat Islam.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

four × 3 =