Cara Mengetahui Hadis Palsu dan Berita Bohong

 Cara Mengetahui Hadis Palsu dan Berita Bohong

Hadis Palsu (Ilustrasi/Hidayatuna)

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM – Para ulama ahli hadis menyampaikan cara mengetahui sebuah hadis yang tergolong sebagai hadis palsu. Nabi Saw tidak pernah bersabda hal tertentu, tetapi dikabarkan bahwa hal itu dari Nabi.

Caranya adalah “tidak logis” atau bombastis. Misalnya, ada amalan kecil tetapi diiming-imingi pahala yang luar biasa besar.

Cara ini bisa juga dipakai untuk mendeteksi kebohongan berita-berita apa pun. Hanya saja ada perbedaan antara berita bohong dengan hadis palsu.

Kalau berita bohong paling-paling hanya kena prank di dunia. Kalau hadis palsu yang disebarkan bisa jadi prank di akhirat. “Lho, saya sudah beramal ini dan itu, mana pahalanya?”

Makanya, berdusta atas nama Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam memiliki ancaman tersendiri, sebagaimana dalam hadis:

«ﺇﻥ ﻛﺬﺑﺎ ﻋﻠﻲ ﻟﻴﺲ ﻛﻜﺬﺏ ﻋﻠﻰ ﺃﺣﺪ، ﻓﻤﻦ ﻛﺬﺏ ﻋﻠﻲ ﻣﺘﻌﻤﺪا، ﻓﻠﻴﺘﺒﻮﺃ ﻣﻘﻌﺪﻩ ﻣﻦ اﻟﻨﺎﺭ»

“Sesungguhnya, berbohong atas namaku tidak sama seperti berbohong atas nama orang lain. Barang siapa berdusta mengatasnamakan aku maka carilah tempat di neraka.” (HR Muslim dari Mughirah)

Ma'ruf Khozin

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

six + 18 =