Cara dan Posisi Tangan Ketika Membaca Doa Setelah Wudhu

 Cara dan Posisi Tangan Ketika Membaca Doa Setelah Wudhu

Berdoa setelah wudhu dengan posisi menghadap kiblat dan kedua tangan diangkat menengadah ke langit (Ilustrasi/Hidayatuna)

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM – Sudah menjadi syariat dalam bersuci untuk membaca doa sebelum dan setelah wudhu. Dalam kitab at Targib wat Tarhib dijelaskan tata caranya ialah dengan menghadap kiblat dan posisi tangan berdoa yakni mengangkat dan menengadahkan kedua tangan dengan wajah mengarah ke langit.

Kemudian membaca doa setelah wudhu seperti redaksi berikut ini:

أَشْهَدُ اَنْ لَا اِلَهَ اِلَّااللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِ كَ لَا اِلَهَ اِلَّا أَنْتَ عَمِلْتُ سُوْءًاوَظَلَمْتُ نَفْسِى أَسْتَغْفِرُكَ اللَّهُمَّ وَأَتُوْبُ اِلَيْكَ فَاغْفِرْلِى وَتُبْ عَلَىَّ اِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ .اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَاجْعَلْنِى مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ وَاجْعَلْنِى عَبْدًا صَبُوْرًاشَكُوْرًاوَاجْعَلْنِى أَذْكُرُكَ كَثِيْرًاوَأُسَبِّحُكَ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا.

Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rosuluhu. Subhanaka allahumma wa bihamdika la ilaha illa anta ‘amiltu suuan wa dzolamtu nafsi astaghfiruka.  Allahumma wa atubu ilaika faghfirli watub ‘alayya innaka antat tawwabur rohiimi. Allahummaj ‘alniy minat tawwabina waj’alni minal mutatohirina waj ‘alni min ‘ibaadikas sholihin waj’alni ‘abdan shoburon syakuron waj’alni adzkuruka katsiron wa asabihuka bukrotan waashila.

Artinya: Aku bersaksi tidak ada tuhan yang wajib disembah kecuali Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan Aku bersaksi sesungguhnya nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Maha Suci Engkau ya Allah, dan dengan memuji-Mu bahwa tidak ada Tuhan kecuali Engkau. Aku telah melakukan kejahatan dan telah menganiaya diri, maka Aku memohon ampun kepada-Mu dan Aku kembali bertobat kepada-Mu. Maka ampunilah dan terimalah tobatku. Sesungguhnya Engkau adalah Zat yang banyak menerima tobat lagi Penyayang.

Ya Allah, jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang mensucikan diri. Jadikanlah aku dari golongan hamba-hamba-Mu yang saleh, jadikanlah aku hamba yang banyak kesabaran(nya) lagi banyak kesyukuran(nya), jadikanlah aku orang yang banyak ingat kepada-Mu dan selalu mensucikan-Mu pagi dan petang.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

10 − 9 =