Cancel Preloader

Calon Kapolri Non-Muslim, Begini Tanggapan Gus Miftah

 Calon Kapolri Non-Muslim, Begini Tanggapan Gus Miftah

Ilustrasi/Hidayatuna

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM – Ramainya isu pergantian Kapolri 2021 kini melahirkan pro-kontra di kalangan warganet. Pasalnya calon Kapolri yang dicanangkan baru-baru ini, Komjen Listyo Sigit Prabowo merupakan non-muslim.

Gus Miftah, Pemimpin Pondok Pesantren Ora Aji menanggapi keributan di kalangan netizen tersebut.

“Eh, bro! Ingat, ya, Polri itu lembaga negara yang ngurus Kamtibmas. Bukan lembaga dakwah,” ujar Gus Miftah dalam unggahan IGTVnya di akun pribadi.

Gus Miftah juga mengingatkan, bahwa di Kepolisian RI (Polri) semua agama ada, itu artinya Kapolri tidak harus seorang muslim.

“Siapa pun dia, punya kapasitas, punya kapabilitas, layak untuk menjadi Kapolri. Komjen Sigit memenuhi kapasitas itu,” lanjut Gus Miftah.

Sejarah Kapolri Non-Muslim

Ternyata Kapolri yang beragama non-muslim tidak hanya kali ini. Sebelumnya ada Jenderal Widodo Budidarmo, Kapolri tahun 1974-1978 yang beragama Kristen.

Dalam hal kepimpinan Polri, tidak ada kewajiban harus diisi oleh seorang muslim. Meski bukan muslim, nyatanya Komjen Listyo Sigit mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak.

Ada kejadian menarik saat Listyo mau menjabat sebagai Kapolda Banten tahun 2016. Ternyata, dia pernah ditolak oleh MUI Banten alasannya karena Listyo beragama non-muslim.

Penolakan tersebut dikarenakan Kapolda baru non-muslim. Sementara Banten merupakan wilayah Kesultanan yang mayoritas penduduknya Islam.

Dinamika pejabat non-muslim suatu hal yang biasa terjadi. Selama ia mampu menegakkan kebenaran dan memberantas kejahatan, serta melindungi dan mengamankan Negara beserta masyarakat, maka ia layak disebut Kapolri.

Kita tahu, bahwa Indonesia adalah negara yang berasaskan Pancasila sehingga semua warga negara memiliki hak dan kedudukan yang sama. Jangan sampai agama menjadi sumber masalah, justru dengan agama kita wujudkan persatuan dan kesatuan NKRI.

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Marsudi Syuhud menilai pencalonan Komjen Sigit sebagai Kapolri sudah melalui pertimbangan matang Presiden. Meski ia diketahui non-muslim, yang terpenting adalah amanah, kafaah dan kifayah.

Redaksi

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

1 × 4 =