Buya Syakur: Pengkritik Saya Mereka Adalah Jibril Jibril Saya

 Buya Syakur: Pengkritik Saya Mereka Adalah Jibril Jibril Saya

Ilustrasi/Hidayatuna

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Ulama kharismatik dari Indramayu yang juga ulama ahli ilmu fisika, Buya Syakur Yasih dalam kesempatan pengajiannya memberikan tausiah yang dahsyat.

Di mana ia menjelaskan bahwa mereka yang mengkritik dirinya dianggap sebagai jibril-jibril untuknya. Dengan kritikan tersebut, maka jika ia hendak melakukan kesalahan, ada yang meluruskan.

Potongan ceramah Buya Syakur ini diunggah oleh cendekiawan muslim Haidar Bagir di akun Twitter pribadinya @Haidar_Bagir. Dalam twittnya, Haidar Bagir menyebut tausiah Buya Syakur ini sebagai tausiah yang dahsyat.

“Taushiyah dahsyat Buya Syakur. Pengritik kita adalah Jibril2 kita. Sisikan setengah menit saja waktu kita,” tulis Haidar Bagir dengan menyisipkan potongan video singkat dari ceramah Buya Syakur dilansir Rabu (3/2/2021).

 Buya Syakur

Buya Syukur, source: Twitter

Dalam video tersebut, Buya Syakur mengaku bisa selalu benar dan tidak pernah salah layaknya Nabi Muhammad. Dengan catatan Malaikat Jibril di pasang di sampingnya.

“Saya juga bisa bener kaya Kanjeng Nabi Muhammad, asal tolong Jibrilnya dipasang di samping saya. Setiap salah langkah diluruskan,” kata Buya Syakur.

Namun karena kita bukan Nabi, maka kita tidak memiliki Malaikat Jibril sebagaimana Nabi Muhammad. Meski demikian, seseorang bisa memiliki Jibril dalam bentuk lain untuk meluruskan kesalahan kita, yakni mereka yang mengkritik kita.

“Nah saya yang meluruskan siapa? Gak ada malaikat yang mendampingi saya untuk meluruskan saya. Maka siapapun mereka yang mengkritik saya itu adalah Jibril Jibril saya,” ujar Buya Syakur.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

1 × four =