Bintang Iklan Menampilkan Wanita Berhijab Mulai Ramai di Amerika

 Bintang Iklan Menampilkan Wanita Berhijab Mulai Ramai di Amerika

Bintang Iklan Menampilkan Wanita Berhijab Mulai Ramai di Amerika (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Akhir-akhir ini banyak wanita Muslim berhijab yang menunjukkan eksistensinya di ruang publik. Bahkan beberapa kali muncul sebagai bintang iklan di Amerika Serikat (AS).

Terbaru adalah gambar seorang wanita kulit hitam berhijab, seorang ibu Muslim menikmati kue dengan putrinya. Untuk iklan department store di supermarket dan gambar dua mahasiswi berhijab menikmati istirahatnya di antara kelas.

Gambar-gambar tersebut, tentu saja tidak selalu baru. Akan tetapi frekuensi kemunculan wanita berhijab di tempat-tempat iklan nasional di televisi dan di media sosial tampaknya telah meningkat.

Adanya Hari Jilbab Sedunia, yang didirikan oleh Nazma Khan, menandai tahun kesembilan pada 1 Februari. Perkembangan baru tampaknya cocok, dan Joyce Ait-Ali, seorang mualaf Muslim-Amerika berusia 44 tahun. Ia menyebutnya sebagai langkah ke arah yang benar.

“Saya senang melihat peningkatan representasi perempuan berhijab dalam iklan. Sementara Muslim menyumbang lebih dari satu persen dari total populasi AS, komunitas Muslim terus tumbuh dengan mantap di Amerika. Wajar jika ini tercermin dalam iklan,” kata Ait-Ali dilansir dari About Islam, Kamis (03/02/2022).

Dia menyebut citra itu sebagai perkembangan positif, terutama mengingat beberapa liputan berita tentang Muslim Amerika.

“Saya menemukan berita (tentang Muslim) negatif atau tidak menguntungkan, dan masyarakat umum mengadopsi pandangan yang menyimpang tentang Muslim ini. Akan tetapi iklan dapat menangkap gambar yang lebih realistis, dengan berbagai orang di dunia nyata melakukan aktivitas nyata,” kata Ait-Ali.

Maryam Han, seorang siswa sekolah menengah Muslim berusia 15 tahun di Houston, Texas. Ia mengakui bahwa dia memperhatikan iklan tersebut karena, “tidak melihat banyak orang mengenakan jilbab (di media),” katanya.

“Untuk sementara ini sudah sangat jelas bahwa mereka tidak hanya menempatkan orang kulit putih di iklan lagi. Tetapi masih ada lebih sedikit wanita berhijab yang kita lihat,” jelasnya.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *