Wawasan Islam

Beribadahlah Kepada Allah Tanpa Mengharap Apapun Dari-Nya

HIDAYATUNA.COM – Ibn Atha’illah berkata dalam untaian kalimat hikmahnya: “Siapa yang beribadah karena mengharap sesuatu dari Allah atau karena menghindari hukuman-Nya, berarti dia belum menunaikan hak-hak sifat-Nya.”

Kalimat Hikmah ini diungkapkan oleh Ibn Atha’illah dalam kalimat hikmahnya yang ke-93 di dalam bukunya Terjemah al-Hikam, hal. 130.

Beribadahlah kepada Allah tanpa mengharap apa pun dari-Nya. Sebab, beribadah kepada Allah adalah kewajibanmu kepada-Nya. Beribadahlah kepada-Nya dengan tulus dan ikhlas tanpa mengharap sesuatu balasan dari-Nya. Karena beribadah kepada-Nya memang kewajibanmu. Siapa yang tidak beribadah kepada-Nya, berarti dia tidak menunaikan kewajibannya.

Ibadahmu kepada-Nya adalah untuk memenuhi hak-hak-Nya. Siapa yang tidak beribadah kepada Allah berarti dia tidak memberikan hak-hak Allah. Ibadahmu menjadi cacat ketika engkau mengharap sesuatu dari-Nya, mengharap pahala atau ganjaran dari-Nya atau mengharap jauh dari siksaan-Nya. Beribadahlah kepada-Nya karena kewajibanmu kepada-Nya dan karena untuk memberikan hak-hak-Nya.

Tujuan penciptaan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah. Siapa yang beribadah kepada-Nya berarti dia telah melakukan sesuatu sesuai dengan tujuan hidupnya. Siapa yang maksiat kepada Allah berarti dia telah menyimpang (menentang) tujuan hidupnya. Tidakkah engkau ingat, pernyataan Allah: “Aku tidak akan menciptakan manusia dan jin kecuali untuk beribadah kepada-Ku.” (Al-Dzariyat [51]: 56).

Ibadah yang dilakukan kepada-Nya bukan karena keterpaksaan, bukan karena ingin mengharap pahala dari-Nya, dan bukan pula karena menghindari hukuman-Nya. Tetapi beribadahlah kepada-Nya semata karena ketaatan kepada-Nya. Ingatlah kata Allah: “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.” (al-Bayyinah [98]: 5)

Ikhlaskan dirimu untuk beribadah kepada-Nya. Jangan mengharap apa pun dari Allah ketika engkau beribadah kepada-Nya. Kalau engkau sudah beribadah kepada-Nya, dengan sendirinya Dia pasti memberimu balasan atas ibadahmu, tanpa engkau minta dan tanpa engkau mengharap. Dengan ibadahmu, engkau akan dimasukkan ke dalam rahmat-Nya dan engkau akan dijauhkan dari murka-Nya.

Baca Juga :  Wajib Tahu Nih, Keutamaan dan Peristiwa Penting di Bulan Muharram

Dikutip dan diuraikan oleh Ahmad Thib Raya, dari Buku Terjemah al-Hikam, oleh Ibn Atha’illah al-Iskandary

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close