Cancel Preloader

Benarkah Memajang Foto, Malaikat Tidak Mau Masuk Rumah?

 Benarkah Memajang Foto, Malaikat Tidak Mau Masuk Rumah?

Memajang foto hidup di dalam rumah (sumber: Facebook Shuniyya Ruhama)

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM – Seorang sahabat dari Bali mengisahkan bahwa beliau melihat video. Di dalam video tersebut seorang Syaikh mengharamkan memajang foto atau gambar hidup di dinding rumah.

Ia bertanya kepada penulis, bagaimana yang demikian itu?

Sekalipun itu foto atau gambar diri kita dan istri kita, menurut Syaikh tersebut tetap haram. Menurutnya Malaikat rahmat tidak mau masuk ke rumah tersebut.

Lalu penulis menjawab, dalam madzhab kita ada ulama yang memberi kemurahan tidak apa-apa.

Jaman dulu keharaman memajang foto karena orang Quraisy dan sebagian orang Madinah baru saja berhenti menyembah patung. Maka semua ingatan akan patung diharamkan secara mutlak.

Namun, ketika generasi baru muncul, seperti Bunda Siti Aisyah RA yang tidak pernah menyembah berhala. Kanjeng Nabi Saw pun memperbolehkan beliau memiliki dan bermain boneka.

Kalau dihubungkan dengan konteks sekarang, kita tidak mungkin menyembah gambar atau patung dalam bentuk apa pun. Apalagi jika foto keluarga, tokoh idola, guru tercinta, atau sejenisnya. Tentu tidak apa-apa.

Keharamannya sudah gugur dengan sendirinya. Kalau semua itu hingga sekarang masih diharamkan, berarti foto KTP, SIM, Pasport, Ijazah, Buku Nikah, Rapor dan berbagai keperluan lainnya juga haram.

Ini sekaligus menjawab keraguan dan apa yang banyak orang awam pikir di dalam kepala mereka.

Dengan penjelasan di atas, tentu kita sudah tahu bahwa memajang foto atau gambar hidup baik itu ulama, maupun foto diri sendiri dan keluarga atau pun idola hukumnya tidak apa-apa.

Shuniyya Ruhama

Shuniyya Ruhama

Pengajar Ponpes Tahfidzul Quran Al Istiqomah Weleri-Kendal

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

six + sixteen =